"Umroh wisata atau ibadah? Beda dengan tur Eropa, Amerika, umrah perjalanan ibadah, bukan wisata," kata Lukman di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (27/3/2018).
Lukman meminta semua biro travel harus berbasis syariah. Dia menegaskan biro travel umrah tak boleh memutar uang calon jemaah ke bisnis lain.
Selain itu, Lukman menyatakan Kementerian Agama akan mengawasi biro travel umrah lewat Peraturan Menteri Agama (PMA) tentang Penyelenggaraan Ibadah Umrah. Langkah ini agar tak ada lagi kasus penipuan ke depannya.
Menurutnya, penipuan saat ini tak terlepas dari banyaknya golongan masyarakat kelas tertentu yang berangkat umrah. Dulu, lanjutny, kasus penipuan keberangkatan umrah sangat jarang terjadi lantaran saat itu kalangan menengah ke atas lah yang paling banyak berangkat ibadah. Kalangan bawah saat itu lebih ingin beribadah haji.
"Mengapa 5-6 tahun ini baru terasa persoalan? Ini implikasi keterbatasan kuota haji. Dulu itu berumrah kalangan menengah atas, bukan menengah bawah karena kalangan bawah prioritas haji," ujar Lukman. (gbr/idh)











































