DetikNews
Selasa 27 Maret 2018, 13:22 WIB

Mengenang Probosutedjo

Kisah Kenakalan Anak-anak Soeharto Menurut Probosutedjo

Erwin Dariyanto - detikNews
Kisah Kenakalan Anak-anak Soeharto Menurut Probosutedjo Soeharto dengan ketiga putrinya (Foto: Repro Buku)
Jakarta - Sejak 1963, Probosutedjo menjadi pengasuh anak-anak Soeharto. Ketika itu Soeharto masih berpangkat brigadir jenderal dan lebih sering menghabiskan waktunya di luar rumah ketimbang bersama keluarga.

Probo menjadi saksi masa kecil anak-anak Soeharto, yakni Sigit Harjojudanto, Siti Hardiyanti Indra Rukmana (Tutut), Bambang Trihatmodjo, Siti Hediati Harijadi (Titiek), Hutomo Mandala Putra (Tommy), dan Siti Hutami Endang Adiningsih (Mamiek).

Seperti apa masa kecil anak-anak Soeharto?

"Anak-anak Mas Harto adalah bocah yang lucu. Walaupun mereka memiliki kenakalan khas yang juga dimiliki anak-anak lain," kata Probo dalam buku 'Saya dan Mas Harto Memoar Romantika Probosutedjo' karya Alberthiene Endah, yang dikutip detikcom, Selasa (27/3/2018).

Saat Probo tinggal di rumah keluarga sang kakak, Tutut sudah berusia 14 tahun. Probosutedjo menilai Tutut sebagai gadis pemalu yang selalu membawa sapu tangan ke mana pun pergi.

Sigit dan Bambang di masa kecil, kata Probo, nakalnya tak 'ketulungan'. Jika tak sedang berdekatan, keduanya adalah anak-anak yang manis. Namun, ketika berdekatan, mereka laksana anjing dengan kucing yang selalu berantem.

Menurut Probo, Sigit dan Bambang biasa berduel jika sedang bertengkar atau adu jotos hingga babak belur. "Capek sekali memisahkan dua anak ini. Celakanya, mereka tak pernah kapok berduel," kata dia.

Soeharto juga kerap dibuat jengkel oleh kenakalan Sigit dan Bambang. Pak Harto memiliki cara tersendiri untuk menyelesaikan duet antara Sigit dan Bambang. "Begitu Sigit dan Bambang ribut, dengan tenang Mas Harto menggendong keduanya dan melemparkan ke tempat tidur sambil membentak," kata Probo.

Semasa kecil, Titiek Soeharto juga nakal. Namun nakalnya terbilang lucu dan tomboi. Suatu kali, Soeharto jengkel oleh kenakalan Titiek. Dia mengunci Titiek di dalam kamar.

Namun, selang beberapa saat kemudian, Titiek sudah main kecipak-kecipuk di dalam kolam ikan. "Entah bagaimana caranya dia (Titiek) bisa melompati jendela kamar yang tinggi. Dasar anak tomboi," tutur Probo.

Hingga anak-anak Soeharto beranjak remaja, mereka tetap menganggap Probo sebagai pengganti sang ayah. Sigit, Tutut, Titiek, Bambang, Tommy, dan Mamiek menjadikan Probo sebagai tempat mengadukan persoalan remaja mereka. Mulai dari pendidikan, pergaulan, hingga masalah asmara.

"Selayaknya remaja-remaja yang sudah beranjak remaja menuju dewasa, jelas anak-anak Mas Harto juga tak luput dari persoalan," kata Probo.

Pada Senin kemarin, Probo mangkat di usia 87 tahun. Dan putra-putri Soeharto sudah bukan anak-anak yang nakal lagi.

[Gambas:Video 20detik]




(erd/jat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed