Seluruh kaca di bangunan perpustakaan milik SMK 10 Makassar, di Jalan Bonto Manai, Tamalate, pecah akibat aksi anarkistis gerombolan suporter tersebut pada Minggu (25/3/2018) malam.
"Siswa sementara menjaga komputer UNBK, tiba-tiba ada oknum suporter PSM menyerang masuk ke sekolah kami, mereka merusak ruang perpustakaan, pot bunga, motor, dan siswa saya dipukul," kata Kepala SMK Negeri 10 Makassar, Andi Umar Patta, saat ditemui wartawan pada Senin (26/3) siang.
Baca juga: Harapan Bobotoh Kepada Persib di Liga 1 2018 |
Belum jelas apa motif penyerangan ini. Namun oknum suporter tersebut mengaku sempat dilempari orang yang tidak diketahui.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akibat peristiwa ini, sejumlah aktivitas belajar-mengajar di dalam sekolah ini pun terganggu, terutama dalam bidang yang berhubungan dengan perpustakaan.
"Kalau untuk kegiatan UNBK tetap jalan, kalau perpustakaan tidak sama sekali, terutama karya majalah dinding siswa kami," kata Andi Umar Patta.
Akibat penyerangan ini, pihak SMK Negeri 10 Makassar mengalami kerugian yang ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Pihak sekolah pun kini telah melaporkan oknum suporter pelaku penyerangan dan perusakan tersebut.
Diketahui, sebelum penyerangan ini, oknum suporter PSM Makassar tersebut tengah pawai, merayakan kemenangan Juku Eja atas tamunya, PSIS Semarang, dengan skor 2-0, di Stadion Andi Mattalata. (asp/asp)











































