Demikian disampaikan Kapolres Inhil, AKBP Christian Rony, melalui Kasat Polairud, AKP H Awaluddin Dalimunthe kepada detikcom, Minggu (25/3/2018).
Awaluddin menjelaskan, tabrakan tersebut terjadi antara speed boat Berkat Ilahi (BI) dengan mesin 250 PK dengan kapal speed boat Sulis Winda (SW) dengan mesin hanya 40 PK. Kecelakaan dua alat transportasi air ini di perairan Batang Tumu Desa Batang Tumu Kec Mandah, pada Sabtu (24/3) pagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Awaluddin menceritakan, tabrakan ini berawal dari kapal SW yang akan mendahului kapal BI. Saat berada di posisi depan usai memotong, kapal SW kembali memutar haluan ke arah kiri.
"Karena jarak keduanya sudah terlalu dekat, kapal SW tertabrak kapal HI yang bobot kecepatan mesinnya lebih besar," kata Awaluddin.
Kapal SW yang tertabrak langsung terbalik di perairan. Satu penumpangnya bisa diselamatkan awak kapal HI. Namun nakhodanya hilang usai tabrakan.
"Kapal HI lantas meminta pertolongan ke pihak kepolisian untuk membantu mencari nakhoda kapal yang tidak kelihatan lagi di lokasi tabrakan," kata Awaluddin.
Atas laporan tersebut, kata Awaluddin, tim SAR pun segera tiba di lokasi. Tim terdiri Polair, BPBD dan warga setempat mencoba untuk mencari korban hilang.
"Belum diketamukan. Tim SAR hari ini kembali mencari korban," tutup Awaluddin.
(cha/dnu)











































