Kapolsek Pasar Minggu Kompol Harsono mengatakan penutupan jalan dilakukan mulai dari SMA 28 hingga Karang Pola. Masyarakat yang datang dari arah Mampang bisa mengambil jalur lain dengan berbelok arah saat di Karang Pola. Sementara masyarakat yang datang dari arah Pasar Minggu bisa berputar di Balai Rakyat.
"Kalau penutupan, panggung di SMA 28 sampai Karang Pola, panggung utama SMA 28 yang ikut festival sampai Karang Pola," kata Harsono saat dihubungi, Sabtu (24/3/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Alhamdulillah nggak (kemacetan)," ucap dia.
Secara terpisah, Camat Pasar Minggu Agus Irwanto mengatakan Festival Bongsang yang digelar tahun ini merupakan acara yang pertama. Beragam atraksi kesenian khas Betawi disuguhkan dalam festival tersebut.
"Banyak atraksi kesenian budaya, masakan kuliner, pengenalan edukasi tentang ikon Betawi, ondel-ondel semua kekhasan Betawi, edukasi tentang kesehatan, ada tentang pemadam kebakaran, pelayanan administrasi kependudukan, sesuai makna Bongsang, semuanya, komunitas pecinta binatang dan lain-lain," papar dia.
Agus mengungkapkan antusiasme masyarakat datang ke acara tersebut sangat tinggi. Dia pun berharap Festival Bongsang dapat menjadi agenda tahunan yang tercatat di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pemprov DKI Jakarta.
"Alhamdulillah hari ini sekitar 2.000 masyarakat datang. Ini baru pertama dan kita harapkan bisa dilaksanakan setiap tahun, jadi masuk agenda yang juga tercatat di Dinas Pariwisata Pemprov DKI Jakarta. Jika Mampang Prapatan punya palang pintu, Pasar Minggu punya Festival Bongsang," ungkapnya. (knv/dkp)











































