DetikNews
Kamis 22 Maret 2018, 20:37 WIB

'Koalisi Habib Rizieq', Antara Harapan dan Keraguan

Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews
Koalisi Habib Rizieq, Antara Harapan dan Keraguan Habib Rizieq Syihab. (Kanavino Ahmad Rizqo/ detikcom)
FOKUS BERITA: Koalisi Habib Rizieq
Jakarta - Habib Rizieq Syihab tiba-tiba memberi saran politik untuk 4 partai di Indonesia. Dia mengarahkan agar Gerindra, PAN, PKS, dan PBB berkoalisi.

Ada harapan koalisi itu bisa menang di Pemilu 2019. Habib Rizieq juga berharap massa alumni aksi 212 turut mendukung.



"Apabila koalisi Gerindra, PKS, PAN, PBB ini bisa terwujud, Habib Rizieq akan mengajak seluruh umat Islam dan keluarga besar Alumni 212 untuk mendukung koalisi ini dalam Pilpres 2019," kata Wasekjen Gerindra Andre Rosiade kepada wartawan, Kamis (22/3/2018).

Perbincangan soal koalisi ini muncul Rabu (21/8) malam sekitar pukul 21.30 waktu Mekah. Andre bertemu dengan Habib Rizieq dan berbincang soal politik. Ada juga pembahasan kemungkinan koalisi tersebut mengusung Ketum Gerindra Prabowo Subianto jadi calon presiden.

PKS langsung menyanggupi arahan tersebut. Menurut Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera, bisa jadi arahan Habib Rizieq adalah harapan umat.

"Harapan Habib Rizieq boleh jadi harapan umat. Untuk kebaikan bangsa, PKS siap," kata Mardani kepada wartawan.



PBB pun punya pemikiran senada. Mereka siap bila diajak menyatukan kekuatan.

"Saya kira kompromi demi mencapai kemenangan harus melepas ego. PBB siap dalam duduk bersama bicara soal pemenangan ini," kata Ketua Bidang Pemenangan Presiden PBB Sukmo Harsono.

Namun saat Gerindra, PKS, dan PBB sudah seiya sekata, PAN masih pikir-pikir dulu. PAN masih akan melakukan mekanisme internal dahulu.

"Kita apresiasi semua input, masukan dari tokoh agama, tokoh masyarakat," kata Sekjen PAN Eddy Soeparno kepada wartawan.

Agaknya PAN masih belum sepenuhnya yakin dengan arahan tersebut. PPP sebagai partai yang juga berbasis agama pun meragukan arahan Habib Rizieq, terutama soal menggalang massa 212.

"Faktanya, memang 212 juga tersebar ke beberapa kelompok," ujar Wasekjen PPP Achmad Baidowi alias Awiek kepada wartawan.

Baidowi menilai, soliditas massa 212 bisa diukur dari Pilkada 2018. Sementara itu pengurus DPP PDIP Eva Kusuma Sundari lalu menyatakan, partai lebih ahli dalam melakukan perhitungan politik.

"Jangan ajari ikan untuk berenanglah. Partai-partai itu, mereka lebih ahli dan tahu what to do," kata Eva.

Sekjen NasDem Johny G Plate ikut menanggapi soal arahan Habib Rizieq, meski imbauan itu bukan untuk partainya. Johnny mengingatkan soal kasus hukum.

"He-he-he... nggak penting untuk ditanggapi. Sebaiknya selesaikan dulu masalah hukum," kata Johnny.

Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily enggan menanggapi terlalu jauh soal usulan Rizieq. Dia menilai, perbincangan koalisi harus melalui lobi-lobi.

"Sebaiknya Habib Rizieq segera kembali ke Tanah Air. Atur strategi koalisinya di Jakarta saja," kata Ace.
(bag/van)
FOKUS BERITA: Koalisi Habib Rizieq
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed