Nur Mahmudi Terus Digoyang dalam Pilkada Depok
Rabu, 29 Jun 2005 17:33 WIB
Jakarta - Sekitar 30 orang dari Gerakan Rakyat Depok untuk Keadilan (GRDK) demo di Kantor KPUD Depok. Massa menuntut Nur Mahmudi Ismail-Yuyun Wirasaputra didiskualifikasi dalam pencalonan walikota Depok.Pasangan dari PKS ini dituding melakukan kecurangan dalam Pilkada Depok pada Minggu, 26 Juni 2005. Berdasarkan hasil perolehan suara di situs Pemkot Depok www.depok.go.id, pasangan ini menduduki peringkat pertama dengan 231.819 suara.Demonstran tiba di Kantor KPUD Depok, Jalan Sawangan, Depok, pukul 16.00 WIB, Rabu (29/6/2005), dengan mengendarai mobil pick up dan beberapa motor.Mereka mengusung keranda mayat yang bertuliskan "Keadilan is dead". Keranda itu pun langsung membakar. Sambil berorasi, demonstran membagi-bagikan selebaran kepada setiap pengendara yang melintas di depan Kantor KPUD Depok.Demonstran mengajak masyarakat Depok menolak Nur Mahmudi dan mencoret namanya dalam daftar calon walikota Depok. Akibat aksi ini, lalu lintas menjadi macet. Meski demikian, aksi berjalan tertib dan dijaga belasan aparat.
(aan/)











































