Anies Minta Pejabat Pemkot Jakbar Jujur Saat Ajukan Anggaran

Mochamad Zhacky - detikNews
Kamis, 22 Mar 2018 14:38 WIB
Foto: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Fida-detikcom)
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyinggung cara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan merencanakan program kerja di depan peserta musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) Pemkot Jakarta Barat. Anies ingin perencanaan pembangunan di Jakarta Barat terukur.

Misalnya, sesuai hasil peninjauan ke lapangan warga Jakarta Barat membutuhkan bangunan sekolah baru. Ketika musrenbang harus dijelaskan berapa bangunan sekolah yang dibutuhkan.

"Ini saya gunakan contoh, ini saya gunakan waktu di Kemendikbud bapak-ibu sekalian. (Misalnya) kita ingin memperbaiki ruang kelas, tulis 17 ribu ruang kelas. Mau bangun sekolah, bangun 949 sekolah. Rehab, 22 ribu rehab. Kemudian akreditasi 71, tulis 71," kata Anies saat sambutan pembukaan musrenbang di kantor Wali Kota Jakarta Barat, Jalan Puri Indah, Jakarta Barat, Kamis (22/3/2018).



Anies menuturkan setelah semuanya direncanakan pihak Pemprov akan menyusun anggarannya. Dia berpesan agar semua program yang dicanangkan dirumuskan sehingga bisa ditentukan program mana yang bisa dijalankan tahun ini, mana yang tahun depan.

"Jadi, kita bicara ujungnya apa. Nah nanti, tugas-tugas kita di pemerintah menterjemahkan dalam bentuk anggaran. Tapi bapak-ibu sekalian, yang harus dilakukan rumuskan ini. Sebagian bisa masuk rencana pemerintah tahun ini, mungkin sebagian masuk rencana pemerintah tahun berikutnya. Tetapi kita rumuskan betul-betul. Dan bapak-ibu sekalian berada di garis depan," papar Anies.

Anies ingin pola perencanaan saat menjadi Mendikbud bisa diadopsi. Mantan Rektor Universitas Paramadina itu juga menjelaskan esensi dari sebuah pembangunan ialah untuk mensejahterakan manusia.



"Saya ingin nanti di Jakarta Barat biar bisa dibuat begini, anggarannya berapa, dipakai untuk apa sekian, untuk apa sekian. Jadi barangnya itu terlihat. Terlihat itu artinya terukur. Dan jangan hanya membangun fisik. Justru sebenarnya, membangun itu membangun manusia. Fisik itu penunjang pembangunan manusia. Fokusnya harus pada pembangunan manusia. Jangan lupakan itu," ujar Anies. (zak/rvk)