DetikNews
Kamis 22 Maret 2018, 14:28 WIB

Panitera PN Tangerang Menangis Saat Diperiksa KPK

Nur Indah Fatmawati - detikNews
Panitera PN Tangerang Menangis Saat Diperiksa KPK Panitera pengganti PN Tangerang Tuti Atika menangis saat akan diperiksa KPK. (Nur Indah Fatmawati/detikcom)
Jakarta - Panitera Pengadilan Negeri (PN) Tangerang Tuti Atika menangis saat akan diperiksa KPK. Tuti sedianya bakal diperiksa sebagai saksi terkait kasus suap Rp 30 juta untuk hakim PN Tangerang Wahyu Widya Nurfitri.

Tuti tampak diantar dengan mobil tahanan ke KPK sekitar pukul 13.45 WIB. Saat turun dari mobil tahanan, Tuti berjalan menuju lobi ruang tunggu. Tiba-tiba Tuti tersedu sambil meminta didoakan.

"Doakan ya," katanya sambil menyeka air mata.


Tuti kemudian diarahkan masuk dan menuju ruang pemeriksaan di lantai 2. Tuti merupakan tersangka yang dicokok KPK lewat operasi tangkap tangan (OTT).

"Tuti Atika diperiksa sebagai saksi atas tersangka WWN (Wahyu Widya Nurfitri)," ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan.

Selain Tuti, KPK mengagendakan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, yaitu Hj Momoh dan Kepala Puskesmas Bawangan Bahrun Amin. Dari penelusuran, diketahui Momoh adalah pihak tergugat yang perkaranya ditangani Widya. Sebelumnya Momoh sempat mangkir dari panggilan KPK pada Senin (19/3).


Widya dijerat KPK sebagai tersangka karena menerima suap Rp 30 juta terkait perkara gugatan perdata wanprestasi. Uang itu diduga didapat dari Agus Winarto dan HM Saipudin selaku advokat dari pihak tergugat.

Widya, Agus, dan Saipudin pun telah berstatus tersangka. Selain itu, ada satu lagi tersangka, yaitu Tuti Atika, selaku panitera pengganti PN Tangerang, yang membantu Widya dalam perkara tersebut. Tuti disebut sebagai pihak yang menginformasikan soal putusan 'menolak gugatan' kepada kedua advokat tersebut.
(nif/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed