detikNews
Kamis 22 Maret 2018, 13:46 WIB

Pimpinan DPR: Kasus TKI Zaini Tak Boleh Terulang

Mochammad Prima Fauzi - detikNews
Pimpinan DPR: Kasus TKI Zaini Tak Boleh Terulang Foto: istimewa
FOKUS BERITA: TKI Dipancung di Saudi
Jakarta - TKI Zaini Misrin dieksekusi mati oleh pemerintah Arab Saudi karena kasus pembunuhan. Atas kejadian ini, masalah yang menimpa TKI diminta tak terulang kembali.

Wakil Ketua DPR RI, Taufik Kurniawan, mengatakan pemerintah diminta untuk mendampingi dan memediasi kepada negara yang menjatuhkan hukuman.

"Kasus dieksekusinya TKI kita Zaini Misrin di Arab Saudi baru-baru ini tak boleh terulang kembali. Dipancungnya Zaini harus menjadi kasus terakhir TKI di sana. Pemerintah harus mendampingi dan melakukan mediasi secara maksimal kepada pemerintah Arab Saudi," ujar Taufik, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (22/3/2018).


Ia menegaskan pemerintah baik Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Luar Negeri, BNP2TKI, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) maupun pemangku kepentingan lainnya di Arab Saudi, harus bersama-sama melakukan pendampingan dan diplomasi.

Kasus yang menimpa Zaini, kata Taufik, harus dijadikan pelajaran bagi pemerintah agar perlindungan terhadap tenaga kerja Indonesia di luar negeri bisa lebih maksimal. Ia juga menyesalkan dengan langkah diplomasi dan komunikasi pemerintah dalam menangani kasus Zaini Misrin.


"Kasus yang menimpa Zaini Misrin kemarin seharusnya menjadi refleksi pemerintah bahwa perlindungan kepada WNI belum dilakukan secara maksimal. Langkah diplomasi dan komunikasi juga menjadi pertanyaan karena tak ada informasi mengenai waktu eksekusi," imbuhnya.

Sebelumnya menurut Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, setidaknya ada 20 kasus TKI yang masih dalam proses saat ini. Sementara dari 102 TKI yang terancam mati, 79 di antaranya terbebas dari hukuman mati.
(ega/ega)
FOKUS BERITA: TKI Dipancung di Saudi
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
BERITA TERBARU +