DetikNews
Kamis 22 Maret 2018, 08:58 WIB

Omzet Home Industry Ganja Sintetis di Bali Capai Rp 3 Miliar

Mei Amelia R - detikNews
Omzet Home Industry Ganja Sintetis di Bali Capai Rp 3 Miliar Foto: Penemuan ganja sintesis di Bali. (Dok Istimewa)
Denpasar - Direktorat IV Tindak Pidana Narkotika Bareskrim Polri menggerebek home industry ganja sintetis di Denpasar, Bali. Omzet ganja sintetis tersebut diperkirakan mencapai miliaran rupiah.

"Mereka pengakuannya baru 2-3 bulan ini, tapi anehnya omzet penjualannya tembus Rp 2,7 miliar sampai Rp 3 miliar," kata Direktur IV Tindak Pidana Narkotika Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Daniyanto kepada detikcom, Kamis (22/3/2018).


Eko mengatakan kedua tersangka menjual ganja sintetis itu dalam partai besar maupun kecil. Mereka menjualnya via media sosial Instagram, BlackBerry Messanger hingga Line.

"Harganya 5 gram itu sekitar Rp 450 ribu sampai Rp 500 ribu," katanya.


Di lab yang terletak di Jl Tunjung Sari Perum Pesona Paramita 2 Denpasar, Bali itu, polisi menangkap dua tersangka. Keduanya adalah Krisna Andika Putra dan Anak Agung Ekananda.

"Mereka mendapatkan serbuk sintetis berupa 5Flouro-ADB yang dikirim dari China melalui transaksi online," katanya.

Serbuk tersebut kemudian dicampur dengan tembakau biasa sehingga menghasilkan ganja sintetis. Selanjutnya ganja sintetis itu dikemas ke dalam kemasan paket kecil dan sedang.

Polisi menyita 500 gram serbuk 5Flouro-ADB, kemudian 30 Kg tembakau bahan dan tembakau yang sudah dicampur dengan 5Flouro-ADB, beberapa paket ganja sintetis siap edar dan bahan-bahan lain serta sejumlah peralatan.
(mei/aan)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed