Polri Perketat Keamanan di Poso

Polri Perketat Keamanan di Poso

- detikNews
Rabu, 29 Jun 2005 14:54 WIB
Jakarta - Teror bom yang tak berhenti terjadi di Poso membuat Mabes Polri mengambil keputusan tegas. Pengamanan di kawasan itu akan diperketat. Apalagi Kamis (30/6/2005), di kota ini akan digelar pilkada langsung yang pertama kalinya."Pengamanan dilakukan secara bersama-sama antara Polres dan Polda setempat, disamping para personel dari Mabes Polri yang masih bertugas di Poso," ungkap Kepala Bidang Penerangan Umum Mabes Polri Kombes Pol Zainuri Lubis di kantornya, Jl. Trunojoyo, Jakarta, Rabu (29/6/2005).Namun Zainuri mengaku belum tahu modus teror bom yang terjadi pada Selasa (28/6/2005) malam dan Rabu pagi itu. "Saat ini kita masih melakukan pengembangan-pengembangan dan belum diketahui apakah ini terkait dengan pengacauan pilkada, atau terkait dengan bom sebelumnya," kata Zainuri.Sekadar diketahui, sekitar pukul 11.00 WITA (Rabu, 29/6/2005) sebuah bom yang diduga berdaya ledak rendah meletup di depan Pasar Sentral Poso. Pasar ini berada di Jl. Pulau Sumatera, Poso Kota. Pada Sabtu (13/11/2004) lalu, sehari setelah Idul Fitri, pernah ada bom berdaya ledak tinggi yang meledak di lokasi ini. Saat itu, bom menewaskan dua orang dan melukai enam orang lainnya. Kini, pasar ini kembali diteror orang-orang tidak dikenal. Bom itu meletup di selokan di depan sebuah kios Pasar Sentral. Meski ledakannya tidak terdengar keras, namun peristiwa ini sempat membuat masyarakat yang memenuhi pasar itu panik. Sebelumnya, Selasa (28/6/2005) malam, sebuah bom meledak di depan kantor sekretariat tim sukses pasangan calon bupati/wakil Bupati Poso, Piet Ingkiriwang-Abdul Muhtalib, Jl. Yos Sudarso 33, Kelurahan Bonesompe, Poso Kota. Bom ini membuat sekretariat tersebut rusak. (umi/)


Berita Terkait