Polisi Tutup Penyelidikan Kematian Pendiri Matahari Group

Mei Amelia R - detikNews
Rabu, 21 Mar 2018 17:50 WIB
Foto: Nandhang Astika/detikcom
Bogor - Bogor - Polres Bogor menutup penyelidikan kematian Hari Darmawan, pendiri Matahari Group. Polisi menyatakan, tidak ada tindak pidana dalam kematian Hari.

"Case closed. Hasil penyelidikan bukan tindak pidana, murni kecelakaan," kata Kapolres Bogor AKBP AM Dicky Pastika Gading kepada detikcom, Rabu (21/3/2018).

Dicky mengatakan, pihaknya telah memeriksa saksi-saksi terkait kematian Hari ini. Polisi juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mencari adanya kemungkinan tindak pidana terkait kematian Hari.

"Kan kita periksa semua saksi, olah TKP dan lain-lain, hasil gelar perkara kita itu kecelakaan," tuturnya.

Polisi juga memiliki keterangan dari ahli forensic. "Hasil forensik juga tidak menunjukkan ada kekerasan atau indikasi kejahatan," lanjutnya.

Meski demikian, pihaknya tidak menutup kemungkinan untuk membuka penyelidikan kembali. "Kalau masyarakat yang punya bukti, kami denfan senang hati terbuka akan menyelidikinya," tuturnya.

Sebelum kematiannya, Hari diketahui berada di vilanya di kawasan Cilember, di dekat Sungai Ciliwung, Bogor pada Jumat (9/3) lalu. Dia saat itu bersama sopirnya.

Ketika sopirnya sedang mengambil minum, tiba-tiba Hari menghilang. Hari ditemukan tewas keesokannya, Sabtu (10/3) pagi hari di Sungai Ciliwung dengan radius sekitar 100 meter dari vilanya. (mei/fdn)