DetikNews
Rabu 21 Maret 2018, 14:14 WIB

Lama Tak Dikendarai, 1 Unit Harley Sitaan KPK Mati Total

Arief Ikhsanudin - detikNews
Lama Tak Dikendarai, 1 Unit Harley Sitaan KPK Mati Total Teknisi dari Harley Davidson mengecek salah satu moge sitaan KPK yang rusak (Foto: Arief Ikhsanudin/detikcom)
Tangerang - Salah satu dari 4 Harley Davidson yang disita KPK dari Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) nonaktif Abdul Latif rusak. Harley jenis V-Rod itu rusak karena lama tidak dikendarai.

"Kelamaan tidak dipakai terus bensin isi penuh, jadi mati total," ucap teknisi Harley Davidson, Hari Madya, di Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) Jakarta Barat dan Tangerang, Jalan Taman Makam Pahlawan Taruna, Kota Tangerang, Rabu (21/3/2018).

[Gambas:Video 20detik]



Hari menyarankan Harley itu dibawa ke bengkel karena ada beberapa bagian yang perlu diganti. Namun, keputusan tetap ada di tangan KPK nantinya.

"Tapi nanti terserah dari KPK mau bagaimana. Kita tawarkan untuk dibawa," ucap Hari.

Terlepas dari itu, 3 Harley lainnya, yaitu Fat Boy, Tri Glide, dan Street Bob, menurut Hari masih dalam kondisi prima. Hari menyebut Harley harus diservis rutin setiap 4 ribu km atau 6 bulan sekali. Biaya servis disebut Hari sekitar Rp 1,5 juta.


"Itu belum termasuk biaya ganti sparepart. Bisa lebih mahal lagi," ucap Hari.

Selain itu, ada motor gede (moge) lainnya yang disita yaitu 1 unit BMW R nineT, 1 unit Ducati Streetfighter 848, 1 unit trail KTM Germany Saxony, dan 1 unit trail Husaberg TE300. Ada pula 8 unit mobil mewah--yang juga disita dari Bupati Latif--yaitu 2 unit Hummer H3, 1 unit Cadillac Escalade, 1 unit Toyota Vellfire, 1 unit Lexus LX 570, 1 unit Jeep Wrangler Call of Duty MW3, 1 unit BMW 640i, dan 1 unit Jeep Rubicon.
(aik/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed