DetikNews
Rabu 21 Maret 2018, 06:06 WIB

Saat Panglima TNI Setop Spekulasi Amien Rais: PKI Sudah Bubar!

Idham Kholid - detikNews
Saat Panglima TNI Setop Spekulasi Amien Rais: PKI Sudah Bubar! Foto: Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto
Jakarta - Mantan Ketua MPR Amien Rais menuding ada unsur pembangkitan Partai Komunis Indonesia PKI dalam pemerintahan Presiden Jokowi. Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menegaskan PKI sudah bubar.

Amien Rais menyampaikan itu dalam sebuah diskusi di Bandung, Jawa Barat, akhir pekan lalu. Amien menanggapi penjelasan Jokowi soal tuduhan komunis.

"Pemimpin (Jokowi) mengatakan tahun 1965 baru 4 tahun, mana ada PKI balita. Memang nggak ada, tapi kenapa rezim ini memberikan angin membangkitkan PKI," kata Amien.


Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memastikan sudah tidak ada lagi kelompok PKI. Kelompok dengan idealisme komunis sudah dibubarkan.

"Nggak ada, PKI itu sudah bubar. Partai komunis itu sudah bubar sama TAP MPR," kata Hadi di Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Jawa Tengah, Selasa (20/3/2018).


Di depan mahasiswa, dia mengajak segenap pemerintah dengan rakyat kembali mempedomani dan mengamalkan Pancasila sebagai dasar negara. Dengan Pancasila, eksistensi Indonesia dapat dipertahankan dari setiap ancaman dan gangguan.

Jokowi sebelumnya memang sempat bicara soal tuduhan PKI yang ditujukan kepadanya. Jokowi menjelaskan itu dalam konteks meminta warga tidak mudah percaya pada hoax.

"Jangan sampai diadu. Negara ini negara besar, kadang jahatnya politik seperti itu. Ada yang bilang itu Pak Jokowi PKI, padahal PKI itu dibubarkan 1965, saya lahir 1961, masak ada PKI balita?" ujar Jokowi dalam pidatonya saat pembagian sertifikat tanah di halaman parkir Sirkuit Internasional Sentul, Bogor, Jabar, Selasa (6/3/2018).


Jokowi menuturkan kadang ia merasa bingung harus bersikap seperti apa ketika mendapat fitnah tersebut. Yang jelas, kata dia, pemerintah terus fokus bekerja untuk rakyat.

"Saya kadang mau marah gimana, nggak marah gimana. Saya mau blak-blakan, tapi ada orang yang percaya juga. Tugas saya sekarang bekerja, bekerja, entah menyiapkan pembagian sertifikat, infrastruktur, bantuan sosial, tidak ada yang lain," tuturnya.

[Gambas:Video 20detik]


(idh/van)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed