"Saya juga membaca berbagai spekulasi publik. Apakah dari pengamat, surveyer atau masyarakat umum. Saya tentunya mengapresiasi jika ada masyarakat yang menginginkan saya menjadi salah satu alternatif dalam kontestasi pemilu 2019," ungkap AHY kepada wartawan di Kedai Kopi Karoehoen, Jalan Cimanuk, Tarogong Kidul, Garut, Jawa Barat, Selasa (20/3/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Presidential threshold 20 persen, mengharuskan tiket 20 persen terkumpul untuk bisa mencalonkan kader-kadernya sendiri. Per hari ini tidak ada satu parpol pun yang memiliki tiket 20 persen. Artinya koalisi merupakan keniscayaan, keharusan yang harus dilakukan semua partai, termasuk Demokrat," ujarnya
"Kami tentu tidak dalam kapasitas hari ini untuk menyampaikan dengan siapa kami akan berkoalisi dan kapan momentum itu," imbuh AHY.
Ia juga mengaku belum tahu siapa sosok yang akan diusung Demokrat dalam pilpres 2019. AHY hanya menyatakan saat ini demokrat sedang menjalin komunikasi dengan berbagai pihak.
"Pada akhirnya Demokrat akan menentukan sikapnya, dan jelas sesuai dengan amanah dari seluruh kader Demokrat bahwa pada 2019 nanti Demokrat pasti akan mengusung. Tetapi dengan siapa, bersama siapa, itu yang akan terus kita kerjakan," pungkasnya.
(haf/nvl)










































