Selamat Jalan Cak Roes

Selamat Jalan Cak Roes

- detikNews
Rabu, 29 Jun 2005 12:33 WIB
Jakarta - Seorang penjuang 45 kembali pergi. Ketua Indonesia Moeda saat penjajahan Belanda, Roeslan Abdulgani, meninggal dunia, Rabu (29/6/2005) pukul 10.20 WIB. Roeslan yang akrab dipanggil Cak Roes meninggal di Ruang ICU, RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta. Di rumah sakit ini, Cak Roes sempat dirawat selama 11 hari akibat penyakit komplikasi.Cak Roes meninggalkan seorang istri Sihwati Nawangwulan dan 5 anak. Sepanjang hidupnya, mantan guru Taman Siswa ini bergelut dengan berbagai macam bidang.Pria kelahiran 24 November 1914 ini mengawali karirnya dengan menjadi karyawan Dinas Perindustrian dan Koperasi Rakyat, Surabaya, pada tahun 1937. Setahun setelah proklamasi, ia pun diangkat menjadi Kepala Dinas Penerangan Rakyat Jawa Timur. Jabatan itu pun hanya dipegang selama 12 bulan. Cak Roes kemudian mendapat promosi menjadi Sekjen Departemen Penerangan (1947-1954).Lebih dari separuh usianya, Cak Roes mendalami urusan diplomatik. Jabatan yang pernah dipegangnya di Departemen Luar Negeri, sebagai Sekjen pada tahun 1954-1956 dan Menlu pada 1956-1957.Jabatan elit dalam kegiatan diplomatik pernah disandangnya antara lain Sekjen Konferensi Asia Afrika (KAA) I pada 1955. Sebagai Duta Besar RI di PBB pun telah dipegang Cak Roes pada 1967-1971.Pensiun pada 1972, tidak membuat Cak Roes menghentikan aktivitasnya. Sederet pekerjaan dia lakukan dengan baik antara lain wakil Indonesia dalam Seminar Asia Afrika di Kairo, Mesir, pada 1985, memberikan kuliah di Universitas Monash Australia, melakukan riset arsip dan dokumentasi di Belanda atas undangan Pangeran Bernhard. Lembaga PBB, Unesco yang bermarkas di Paris juga pernah menjadikan Cak Roes sebagai konsultan di bidang komunikasi massa dan kebudayaan.Sukses di bidang diplomatik tidak membuat kakek berpangkat Jenderal ini lupa diri. Sampai akhir hayatnya, Cak Roes masih menjabat Ketua Tim Penasihat Presiden mengenai Pelaksanaan P4.Karir di kancah politik, ia mulai dengan mendirikan Partai Nasional Indonesia (PNI). Di struktur partai beraliran nasionalis ini, Cak Roes sempat menduduki kursi Ketua IV DPP PNI. Sampai sekarang pun, ia tercatat sebagai sesepuh PDI Perjuangan pimpinan Megawati Soekarnoputri.Di saat senggang, mantan Wakil Perdana Menteri ini masih hobi jalan-jalan, membaca, dan mendengarkan musik klasik. Beberapa karya tulisnya pun sempat diluncurkan antara lain Heroes Day and the Indonesian Revolution, Indocina dalam Kawasan Asia Tenggara Dewasa Ini, dan The Bandung Connection.Selamat jalan Cak Roes! (ton/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads