Bom Kembali Meletup di Pasar Sentral Poso
Rabu, 29 Jun 2005 12:21 WIB
Poso - Teror bom masih melanda Poso, sehari menjelang Pilkada, Kamis (30/6/2005) besok. Sekitar pukul 11.00 WITA, Rabu (29/6/2005) sebuah bom yang diduga berdaya ledak rendah meletup di depan Pasar Sentral Poso. Bom itu hanya meletup, tidak meledak. "Tidak ada ledakan keras, hanya ada letupan," kata salah seorang warga yang berada di lokasi. Pasar ini berada di Jl. Pulau Sumatera, Poso Kota. Pada Sabtu (13/11/2004) lalu, sehari setelah Idul Fitri, pernah ada bom berdaya ledak tinggi yang meledak di lokasi ini. Saat itu, bom menewaskan dua orang dan melukai enam orang lainnya. Kini, pasar ini kembali diteror orang-orang tidak dikenal. Bom itu meletup di selokan di depan sebuah kios Pasar Sentral. Meski ledakannya tidak terdengar keras, namun peristiwa ini sempat membuat masyarakat yang memenuhi pasar itu panik. Mereka berhamburan dan berlarian menyelamatkan diri. Menurut saksi mata, setelah bom itu meletup, kemudian ada asap yang muncul dari selokan yang ditutup papan itu. Tidak lama kemudian, papan itu terbakar. Bau mesiu menyengat. Seorang warga juga menemukan serpihan-serpihan paku di sekitar lokasi. Bom ini tidak mengakibatkan korban luka-luka atau tewas. Sesaat setelah bom ini meletup, dua petugas Polisi Pamong Praja mendekati lokasi. Setelah itu, keduanya melaporkan kasus ini kepada aparat kepolisian. Beberapa menit kemudian, aparat dan Tim Gegana tiba di lokasi. Mereka menyisir dan melakukan pemeriksaan di lokasi. Hingga pukul 13.00 WITA, lokasi bom tersebut dipasangi police line. Polisi sudah meninggalkan lokasi sekitar pukul 12.00 WITA. Aktivitas pasar juga sudah kembali normal. Belum ada keterangan resmi dari polisi terkait bom ini. Sebelumnya, Selasa (28/6/2005) malam, sebuah bom meledak di depan kantor sekretariat tim sukses pasangan calon bupati/wakil Bupati Poso, Piet Ingkiriwang-Abdul Muhtalib, Jl. Yos Sudarso 33, Kelurahan Bonesompe, Poso Kota. Bom ini membuat sekretariat tersebut rusak.
(asy/)











































