DetikNews
Selasa 20 Maret 2018, 08:16 WIB

Ular-ular Bermunculan di DKI, Dinas LHK: Dampak Naturalisasi Sungai

Mochamad Zhacky - detikNews
Ular-ular Bermunculan di DKI, Dinas LHK: Dampak Naturalisasi Sungai Foto: Dok. Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat
Jakarta - Warga Ibu Kota kembali digegerkan dengan kemunculan ular. Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Isnawa Aji menilai kemunculan ular disebabkan karena kondisi ekosistem yang semakin membaik.

"Kalau menurut saya mungkin gejala membaiknya ekosistem, ada ular, ada biawak dan lain-lain. Membaiknya ekosistem dipengaruhi oleh kemudahan rantai makanan dan kualitas air yang bersih tanpa sampah," kata Isnawa saat dimintai tanggapan detikcom, Senin (19/3/2018).


Menurut Isnawa tak hanya karena kondisi ekosistem. Kata dia, naturalisasi sungai di Jakarta juga bisa menjadi penyebab kemunculan ular.

"Dulu saat sungai kali kotor, pinggiran kali jorok, jarang kita lihat ada ular dan biawak. Mungkin ini salah satu dampak naturalisasi sungai kali dan danau," terang Isnawa.


Seekor ular sanca sepanjang 4 meter mengagetkan pegawai Rumah Makan Padang, di Jalan Lebar, Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat, Senin (19/3). Ular tersebut ditemukan di antara susunan piring.

"Itu di etalase, gara-gara itu hampir setengah piring pecah," ucap pegawai rumah makan padang, Efrinaldi di lokasi kejadian.


Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke pihak pemadam kebakaran Jakarta Barat. Petugas dari Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Jakarta Barat lalu menangkapnya.

"(Ularnya) masih normal, masih kuat lah. Pas kita tangkep juga sempat ngelawan. Tapi kan kita, 5 orang itu kerja semua, pegangin," ucap Kasiop Kebakaran, Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat, Rompis saat dihubungi terpisah.

[Gambas:Video 20detik]


(zak/nkn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed