DetikNews
Senin 19 Maret 2018, 21:01 WIB

Salam Komando! Zulkifli-Airlangga Bahas Koalisi Nasional

Parastiti Kharisma Putri - detikNews
Salam Komando! Zulkifli-Airlangga Bahas Koalisi Nasional Airlangga Hartarto dan Zulkifli Hasan melakukan salam komando. (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta - Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto melakukan pertemuan informal dengan Ketum PAN Zulkifli Hasan. Pembahasan tentang koalisi nasional pun menjadi salah satu hal yang dibicarakan saat pertemuan.

"Kita sempat berdiskusi mengenai koalisi nasional, ide kami seiring sejalan pemilu nanti harus menghasilkan pemilihan yang berkualitas, presiden yang nanti terpilih juga berkualitas, termasuk warga yang mengawal pemerintahan juga berkualitas," kata Zulkifli setelah bertemu dengan Airlangga di rumah dinasnya, Jalan Widya Chandra IV, Jakarta Selatan, Senin (19/3/2018).

[Gambas:Video 20detik]


Zulkifli menyebut koalisi nasional yang diwacanakan PAN diharapkan dapat menjahit kembali merah putih yang disebutnya kini terpisah. PAN ingin membangun koalisi nasional itu dengan berbagai parpol, termasuk Golkar.


"Kita sudah terbagi antara poros merah dan putih. Koalisi nasional harus hadir untuk kembali menjahit merah putih. Politik kita harus rasional, orang terbaik harus mendapat dukungan, bukan karena anti-ini dan itu. Kita tidak boleh membiarkan pesta demokrasi malah memecah-belah bangsa ini," tutur Zulkifli.

Tak berhenti sampai di situ, Ketua MPR itu pun menuturkan akan melakukan pertemuan resmi dengan Golkar. Zulkifli mengaku memiliki banyak kesamaan dengan partai berlambang pohon beringin tersebut dalam menyukseskan pemilu mendatang.

"Saat ini masih pertemuan informal, dan saya kira nanti akan dilanjutkan kunjungan-kunjungan resmi. PAN akan berkunjung resmi ke Partai Golkar. Ada banyak kesamaan pandangan untuk pemilu yang damai," ungkapnya.

Salam Komando! Zulkifli-Airlangga Bahas Koalisi NasionalAirlangga Hartarto dan Zulkifli Hasan melakukan salam komando. (Foto: dok Istimewa)

Selain itu, Zulkifli menyatakan Pilpres 2019 tidak menjadi ajang mempertajam perselisihan. Setelah pertemuan ini, dia akan bertemu dengan berbagai pimpinan partai politik untuk membicarakan koalisi nasional.

Airlangga tidak berkesempatan mengomentari soal koalisi nasional ini. Namun, dalam pertemuan itu, Airlangga dan Zulkifli berpose dengan gaya komando.

Sebenarnya wacana yang dilontarkan Zulkifli Hasan ini cukup membuat tanda tanya. Mengingat dia mengajak tokoh-tokoh yang memiliki garis politik berbeda untuk bersatu.


Sungguh sulit membayangkan bila Prabowo dan Megawati mau bersatu. PDIP sendiri sudah memastikan mengusung kembali Jokowi pada Pilpres 2019, lawan yang sama bagi Prabowo seperti 2014.

Belum diketahui apakah niat koalisi nasional ini merupakan bentuk dari keinginan memunculkan calon tunggal di pilpres. Sebab, dengan mengumpulkan partai besar, PAN tampak ingin menggabungkan seluruh kekuatan besar. Zulkifli sebelumnya juga sempat menyatakan calon tunggal di Pilpres 2019 bisa saja terjadi.

"Calon tunggal secara matematis mungkin, tapi perlu keajaiban. Saya kira rasionalnya dua," kata Zulkifli kepada detikcom, Sabtu (17/3).
(yas/elz)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed