Kakek-Nenek Nikah Massal agar Anak Gampang Sekolah

Kakek-Nenek Nikah Massal agar Anak Gampang Sekolah

- detikNews
Rabu, 29 Jun 2005 10:16 WIB
Pekanbaru - Gara-gara tidak punya surat nikah keluaran KUA, anak-anak Effendy (58) dan Fima (47) kesulitan meneruskan sekolah. Semua sekolah mensyaratkan anak-anak pasangan Riau ini melampirkan akte kelahiran. Padahal akte kelahiran hanya bisa diurus bila didampingi surat nikah resmi.Buntutnya, pasangan gaek ini pun ikut pernikahan massal yang digelar Pemerintah Provinsi Riau, Rabu (29/6/2005). "Kami sudah menikah tahun 1973 lalu," kata Effendy di lokasi pernikahan di Masjid Agung An-Nur, Jl Hang Tuah, Pekanbaru, pukul 09.00 WIB.Dari pernikahan tanpa surat nikah itu pasangan ini dikaruniai 5 anak. Yang bungsu masih sekolah SMA. Anak-anaknya yang lain juga telah memberi Effendy-Fima 3 cucu.Anak-anaknya memang telah mentas. Bisa jadi pasangan kelas bawah ini tidak membutuhkan akte kelahiran lagi untuk sekolah anak-anaknya. Tapi tetap saja Effendy dan istri ikut nikah massal itu. "Biar aman saja kalau ada apa-apa," aku Effendy sambil tersenyum. Lima anaknya mendampingi Effendy-Fima mengucapkan akad nikah.Pemprov Riau menggelar nikah massal ini untuk memperingati Hari Keluarga Nasional. Ada 76 pasangan yang dinikahkan. Rinciannya, pasangan dari Kotamadya Pekanbaru ada 64 pasangan, Kabupaten Kampar 11 pasangan dan Kabupaten Pelalawan 1 pasang.11 Pasangan di antaranya berstatus lajang dari keluarga tidak mampu. 57 Pasangan sudah menikah tapi tidak memiliki surat nikah. Upacara akad nikah dimulai pukul 08.00 WIB, disaksikan langsung Gubernur Riau.Masing-masing pengantin mendapat bantuan berupa seperangkat alat salat untuk mas kawin. Untuk 22 pasangan muda disediakan hadiah tambahan berupa menginap semalam gratis di Hotel Sahid Pekanbaru, hotel bintang tiga.Namun untuk baju pengantin, terpaksa peserta nikah massal menyewa sendiri. Rata-rata mereka merogoh Rp 300 ribu untuk berdandan a la pengantin. Mereka mengenakan pakaian adat daerahnya masing-masing, namun yang dominan pakaian Melayu dan Minang.Saat ini para pengantin tengah diarak dengan becak motor menuju Balai Dangmerdu, 700 meter dari masjid. Mereka akan didudukan sebagai pengantin dan disuguhi aneka hiburan.Peristiwa ini menarik perhatian masyarakat Pekanbaru yang tengah sibuk beraktivitas. Apalagi para pengantin berdandan cakep-cakep dengan warna-warni mencolok sehingga kian menyedot atensi. (nrl/)


Berita Terkait