DetikNews
Senin 19 Maret 2018, 13:09 WIB

Jejak Ramlan, Koruptor Rp 2 M yang Ngumpet di Hotel Mewah

Rivki - detikNews
Jejak Ramlan, Koruptor Rp 2 M yang Ngumpet di Hotel Mewah Ramlan di tangkap di Hotel Kempinski, Jakarta (ist.)
Pangkalpinang - Ramlan alias Beno dinyatakan terbukti korupsi dalam proyek Rp 2 miliar di Pangkalpinang. Ia ditangkap di sebuah hotel mewah di Jalan MH Thamrin, Jakarta, setahun setelah buron.

Begini kronologi kasus itu sebagaimana dirangkum detikcom, Senin (19/3/2018):

Juni-Desember 2013
Ramlan mendapatkan proyek pembangunan Taman Mandara di Pangkalpinang. Proyek itu menggunakan dana APBD di bawah Kantor Badan Lingkungan Hidup Kota. Dalam proyek senilai Rp 2 miliar itu, ia memarkup harga hingga negara merugi.

26 Oktober 2015
Dakwaan Ramlan diserahkan ke Pengadilan Tipikor Pangkalpinang.

2 November 2015
Ramlan mulai menjalani sidang perdana.


17 Februari 2016
Jaksa menuntut Ramlan selama 5 tahun penjara.

2 Maret 2016
PN Pangkalpinang memutuskan Ramlan terbukti korupsi dan menjatuhkan hukuman:

1. Pidana pokok 3,5 tahun penjara.
2. Denda Rp 100 juta. Bila tidak membayar denda, maka diganti 6 bulan kurungan.
3. Uang pengganti Rp 266.994.000 paling lama 1 bulan sesudah putusan pengadilan memperoleh kekuatan hukum tetap.
4. Bila uang pengganti tak dibayar, maka harta bendanya dapat disita oleh jaksa dan dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut.
5. Apabila Terdakwa tidak mempunyai harta benda yang mencukupi, maka dipidananya ditambah bulan;

Setelah mendengar vonis itu, Ramlan raib.


22 Februari 2018
Ramlan ditangkap di Hotel Kempinski, Jalan MH Thamrin No 1, Menteng, Jakarta Pusat. Tim Tabur 31.1 mengepung Ramlan di lobi hotel pada pukul 14.40 WIB. Tanpa perlawanan, Ramlan menyerahkan diri.

[Gambas:Video 20detik]


(rvk/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed