DetikNews
Senin 19 Maret 2018, 11:33 WIB

TKI Asal NTB Ditemukan Tewas Membusuk di Kebun Sawit Malaysia

Faruk Nickyrawi - detikNews
TKI Asal NTB Ditemukan Tewas Membusuk di Kebun Sawit Malaysia Ilustrasi (dok.detikcom)
Dompu - Seorang TKI asal Kabupaten Dompu, NTB, Imo (55) ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan di Malaysia. Korban ditemukan di dalam selokan kebun sawit dan hanya mengenakan pakaian dalam berupa BH dan celana. Sementara baju yang dikenakan korban berserakan di sekitar lokasi penemuan.

Korban dikenali oleh anak korban dari ciri-ciri kaki dan pakaian dalam yang dikenakan oleh korban.

"Kami dapat informasi dari anaknya di Malaysia. Imo ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan kondisinya membusuk," kata Nurhidayati, keluarga korban di Dompu, pada detikcom Senin (19/03/2018).

Sebelum ditemukan, warga Desa Matua, Kecamatan Woja Dompu itu sempat menghilang selama 10 hari. Kehilangannya sempat dilaporkan anak korban, Salmah kepada polisi Malaysia.

Upaya pencarian tidak membuahkan hasil. Akhirnya korban baru ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Jumat (16/3).

Polisi Malaysia kemudian melakukan evakuasi terhadap korban dan hendak melakukan visum untuk mengetahui motif kematian korban. Namun ditolak oleh anak korban dengan pertimbangan kondisi tubuh yang sudah membusuk.

Hari ini korban direncakan akan dikeluarkan dari Malaysia dengan menggunakan pesawat. Biaya kepulangannya ditanggung oleh pemilik kebun sawit tempat korban bekerja dan patungan dari sanak Saudara Bima Dompu yang berada di Malaysia.

"Tadi ditelepon oleh anaknya bahwa pagi ini akan dikeluarkan dari Malaysia menuju Indonesia," terangnya.

Secara terpisah, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Dompu, mengaku belum mendapatkan informasi akan kematian korban. Bahkan, infomasinya belum diperoleh dari Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) NTB.

"Kami belum mendapatkan informasi apapun soal ini. Kalau pun ada akan langsung diinfornasikan oleh BP3TKI kepada kami," ungkap Kabid Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja, Nur Salam.
(asp/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed