DetikNews
Sabtu 17 Maret 2018, 22:26 WIB

Sandiaga Kaji Kelanjutan Pembangunan Peternakan Sapi DKI di NTT

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Sandiaga Kaji Kelanjutan Pembangunan Peternakan Sapi DKI di NTT Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno (Foto: Muhammad Fida/detikcom)
Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan akan mengkaji kembali pembangunan peternakan sapi milik BUMD DKI, Dharma Jaya. Sandiaga mengatakan peternakan di NTT dinilai belum bisa memberikan kestabilan harga.

"Jadi kemarin sudah ada laporan memang dari MoU yang pernah ditandatangani dulu itu ada progres. Tapi ada keekonomiannya belum bisa harganya berdaya saing," kata Sandiaga di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (17/3/2018).

Sandiaga mengatakan harga daging dari NTT belum bisa bersaing dengan daging impor. Dia ingin agar pembangunan bisa dikaji lagi.

"Jadi masih dari segi komersialitasnya belum bisa bersaing sama daging-daging yang masuk dari beberapa wilayah di Indonesia maupun juga yang import," sebutnya.

Sandiaga menuturkan tidak ingin daging malah menjadi pemicu inflasi harga. Dia menyebutkan akan mengkaji teknis subsidi daging di Jakarta.

"Jadi kita akan kaji karena kita nggak mau berinvestasi kalau nantinya malah datangnya sampai Jakarta dagingnya akan jauh lebih mahal. Kita nggak mau daging ini malah menjadikan pemicu inflasi di harga daging. Jadi kita harapkan dikaji lagi secara mendasar apa subsidi, intervensi apa yang diberikan supaya mereka berdaya saing," paparnya.

Untuk diketahui, Dharma Jaya rencanya akan membangun peternakan sapi pada tahun ini. Tapi dikhawatirkan pembangunan peternakan sapi terganggu karena polemik antara Sandiaga dan Dirut Dharma Jaya Marina Ratna Dwi Kusumajati.
(fdu/jor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed