Cak Imin Berduka Atas Meninggalnya Stephen Hawking

Mega Putra Ratya - detikNews
Kamis, 15 Mar 2018 15:03 WIB
Foto: Dok PKB
Jakarta - Kabar meninggalnya fisikawan ternama abad ini, Stephen Hawking membuat dunia berduka. Ya, Hawking adalah profesor sekaligus penulis buku A Brief History of Time yang berpendapat bahwa terciptanya alam semesta bisa dijelaskan dengan ilmu pengetahuan.

Inilah yang menyebabkan Stephen menjadi salah satu ilmuwan paling brilian abad ini setelah Albert Einstein tiada. Tak ayal kabar meninggalnya pria kelahiran Inggris, 76 tahun yang lalu itu membuat dunia merasa kehilangan, termasuk dari tokoh nasional A Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.


"Kita kehilangan seorang ilmuwan besar abad ini. Seorang fisikawan ternama Stephen Hawking," katanya melalui akun twitter pribadinya @cakimiNOW, seperti dikutip Kamis (15/3/2018).

Penemu Singularitas Gravitasional ini memang begitu sering melakukan penelitian tentang apapun yang mulanya disebut mustahil. Beberapa di antaranya diketahui cukup kontroversial. Yaitu ketika Hawking menyebut tidak diperlukan seorang pencipta untuk menjelaskan terbentuknya alam semesta.


Pernyataan Hawking ini termaktub dalam bukunya yang berjudul `The Grand Design` yang dirilis tahun 2010. Ia pun menuai kecaman dari para pemimpin keagamaan.

Namun, terlepas dari segala kontroversinya, Hawking telah berhasil menemukan sejumlah teori-teori fisika yang sulit dipecahkan di era sebelumnya.


"Bersyukur kita hidup sezaman dengan ilmuwan yang tak kenal lelah mengungkap misteri dan rahasia alam semesta, sehingga bisa menghasilkan teori yang terpadu. Ini yang disebut Theory of Everything," ujar Cak Imin. (ega/nwy)