Hasil Belum Diumumkan
KPUD Depok Masih Ngumpet
Selasa, 28 Jun 2005 13:17 WIB
Depok - Aneh bin ajaib. Mengapa tidak ada satu pun anggota KPUD Depok yang menempati markasnya. Padahal, publik sangat menunggu hasil perolehan suara pemungutan suara pilkada yang digelar Minggu (26/12/2005) lalu. Ada apa? Hingga hari ini, Selasa (28/6/2005), belum ada satu pun anggota KPUD yang terlihat di sekretariat KPUD, di Jl. Raya Sawangan nomor 21, Depok. Entah ke mana mereka. Padahal, seharusnya hasil penghitungan suara pilkada sistem cepat sudah bisa diumumkan kepada publik. Dengan tidak adanya anggota KPUD di sekretariatnya, akhirnya tidak ada informasi mengenai hasil perolehan suara masing-masing calon walikota. Siapa yang sebenarnya memenangi pilkada, masih sengaja ditutupi KPUD Depok. Tidak hadirnya anggota KPUD ini juga disesalkan Kasubag Humas dan Hukum KPUD Depok, Yulman Ibrahim. Bahkan, menurut Yulman, kesan lambannya penghitungan suara pilkada ini diakibatkan kinerja anggota KPUD yang tidak terbuka terhadap pers. Menurut Yulman, data perolehan suara pilkada sudah ada di KPUD. Tapi, dirinya tidak berani mempublikasikan, karena tidak berwenang. "Data bukan berarti belum ada. Hanya saja belum dipublikasikan," kata Herman kepada wartawan di sekretariat KPUD, Selasa (28/6/2005). Yulman menambahkan, pihak sekretariat hanya bertindak sebagai fasilitator. Sedangkan yang berwenang mengumumkan hasil pilkada itu anggota KPUD. "Yang berwenang mengumumkan Ketua Pokja Penghitungan Suara, Pak Udi," kata dia. Sayangnya, hingga hari ini, Udi bersama anggota KPUD Depok lainnya tidak berada di kantornya. Yulman juga menyayangkan hal ini. "Maunya kami, kalau anggota sedang keluar memantau, ada surat perintah resmi untuk pengumuman hasil ini. Kalau tidak, takutnya seperti kemarin, bermasalah," jelas dia. Yulman menyatakan, bila ada pihak yang kurang puas terhadap kinerja KPUD, itu adalah risiko. Namun, Yulman dan petugas sekretariat berusaha untuk bertindak hati-hati agar tidak ada masalah. Perlu diketahui, para anggota KPUD Depok ngumpet sejak Senin (27/6/2005) kemarin. Hingga saat ini, belum ada penjelasan dari KPUD mengenai perkembangan penghitungan suara. Meski begitu, berdasarkan hasil penghitungan suara yang dipublikasikan Desk Pilkada Pemerintah Kota Depok, pasangan Nur Mahmudi Ismail-Yuyun Wirasaputra berhasil memenangi pilkada. Calon dari PKS ini mengungguli calon dari Golkar dan PKB, Badrul Kamal-Syihabuddin Ahmad. Hasil perolehan suara itu ditampilkan di website Pemkot Depok dengan alamat: http://www.depok.go.id/hasil.htm. Perolehan suaranya sebagai berikut: 1. Abdul Wahab Abidin-M Ilham Wijaya= 31.796 2. Harun Heryana- Farkhan AR: 24.003 3. Badrul Kamal-Syihabuddin Ahmad: 204.675 4. Yus Ruswandi-Sutadi Dipongso: 34.401 5. Nur Mahmudi Ismail- Yuyun Wirasaputra: 231.819Tim PKS juga sudah berhasil menyelesaikan penghitungan suara dari seluruh TPS pada Minggu (26/6/2005) malam. Hasil penghitungan suara oleh Tim PKS tidak jauh berbeda dengan Desk Pilkada Pemkot Depok.
(asy/)











































