DetikNews
Rabu 14 Maret 2018, 21:10 WIB

Sniper Dikerahkan 'Buru' Harimau Bonita

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Sniper Dikerahkan Buru Harimau Bonita Ilustrasi harimau Sumatera (Foto: Dok. BBKSDA Riau)
Pekanbaru - Penembak jitu alias sniper akan diterjunkan ke lokasi keberadaan harimau Sumatera bernama Bonita di Riau. Namun sniper itu ditugaskan hanya dalam kondisi darurat.

"Jangan salah paham dulu, penembakan jitu dilakukan bila dalam kondisi darurat, misalkan jika Bonita melakukan penyerangan. Itu pun kalau sangat terpaksa sekali, semoga saja jangan sampai terjadi," kata Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Suharyono, kepada detikcom, Rabu (14/3/2018).




Keputusan itu, menurut Suharyono, diambil sebagai hasil pertemuan lintas instansi di Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau. Pertemuan itu, disebut Suharyono, turut dihadiri Kapolres Inhil AKBP Christian Rony, Pjs Bupati Inhil Rudiyanto, Kasdim 0314 Inhil Mayor Inf Suratno, serta BPBD dan BBKSDA.

"Ini semua dilakukan demi mencari dan langkah terbaik dalam menyelesaikan konflik," ujar Suharyono.


Menurut Suharyono, sniper yang diterjunkan berasal dari Polri dan TNI. Suharyono mengatakan keputusan itu diambil untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga.

"Kita sepakati jika terjadi serangan dari Bonita, itu kalau terjadi ya, harimau itu hanya boleh ditembak bagian kaki belakangnya. Jadi, badan, kaki depan, kepalanya itu tidak boleh ditembak," kata Suharyono.


Dia juga mengatakan tim medis sudah disiagakan. Apabila nantinya Bonita ditembak, tim medis akan langsung diterjunkan.

"Kami tetap berdoa, semoga upaya terakhir seperti itu tidak terjadi. Ini semua hanya sekadar antisipasi bila benar-benar kondisi darurat," ucap Suharyono.
(cha/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed