DetikNews
Rabu 14 Maret 2018, 14:33 WIB

Begini Cara Polri Cegah Teroris Beraksi di Asian Games

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Begini Cara Polri Cegah Teroris Beraksi di Asian Games Countdown Asian Games 2018 di Monas beberapa waktu lalu (Foto: dok. Biro Pers Setpres)
Jakarta - DKI Jakarta dan Sumatera Selatan akan menjadi dua provinsi lokasi venue acara olahraga terbesar se-Asia, Asian Games 2018. Kapolri Jenderal Tito Karnavian sudah menyiapkan strategi pengamanan, termasuk mencegah munculnya aksi terorisme nantinya.

"Tugas utama Polri pengamanan. Kita bekerja sama dengan panitia. Kita lakukan langkah-langkah operasi pengamanan sebelum kedatangan atlet," kata Tito dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR, Rabu (14/3/2018).


Tito lalu memaparkan lebih lanjut terkait cara pengamanan itu. Akan ada command center untuk koordinasi pengamanan di setiap markas kepolisian daerah di provinsi-provinsi yang jadi tuan rumah Asian Games.

"Kita sistem CCTV monitor, ada command center di Sumsel di polda, Polres Palembang. Di Jakarta di gedung baru gedung promoter Polda Metro Jaya yang 23 lantai, di sana dibangun command center. Polda Jabar bangun command center yang bisa mengawasi kegiatan Asian Games," ungkap Tito.


"Tentu ada kegiatan lain kemungkinan hadapi aksi terorisme, jajaran polda siapkan diri cegah terorisme gangguan lain, seperti lalu lintas selama dua minggu Asian Games," imbuh dia.

Asian Games rencananya diselenggarakan pada 18 Agustus hingga 2 September 2018. Selain Jakarta dan Palembang, beberapa tempat yang juga jadi tuan rumah ialah Lampung, Jawa Barat, dan Banten.
(gbr/jbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed