"Kita harap bahwa kepengurusan yang baru ini benar-benar akan memanfaatkan kesempatan yang terbuka luas di Jakarta," kata Anies dalam sambutannya di Balai Agung, Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (14/3/2018).
Anies dalam pidatonya menyoroti penggunaan batik yang menjadi pakaian nasional Indonesia. Lebih jauh ia menuturkan, batik berkembang menjadi fashion yang lebih modern. Anies menyebut itu sebagai terobosan tradisi yang bisa dicontoh Dekranasda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
"Kalau kita lihat, batik yang Bapak gunakan adalah baju nasional. Tapi dulu batik dipakai untuk kain, bukan dipakai dijadikan baju," papar Anies.
"Dekranasda harus jadi fasilitator munculnya tradisi baru. Kalau kesenian, kebudayaan, jangan sekadar dilanggengkan, tapi dikembangkan," lanjutnya.
Mantan Mendikbud ini juga berharap Dekranasda bisa menarik perhatian dalam gelaran Asian Games 2018. Anies ingin wisatawan dari luar negeri yang datang ke Jakarta bisa membawa kesan bahwa Indonesia memiliki kekayaan kerajinan lokal.
"Ini sebagai lompatan Dekranasda DKI. Jadi harapannya, mereka nanti pulang dengan karya anak bangsa, dan harapannya jangka panjang Dekranasda bisa jadi fasilitator terobosan baru yang disebut tradisi terobosan masa lalu," tuturnya.
Dalam pelantikan ini, ada 30 orang anggota Dekranasda DKI yang dikukuhkan oleh Ketua Dekranasda DKI Ferry Farhati Ganis. Acara ini juga dilakukan penandatangan naskah pelantikan oleh Anies dan Ferry Farhati. (idn/hri)