DetikNews
Rabu 14 Maret 2018, 12:01 WIB

Buron Setahun, Pemerkosa Karyawan di Pinang Ranti Ditangkap

Ibnu Hariyanto - detikNews
Buron Setahun, Pemerkosa Karyawan di Pinang Ranti Ditangkap Foto: Pemerkosa karyawan di Pinang Ranti ditangkap setelah buron setahun. Fotografer: Ibnu Hariyanto/detikcom
Jakarta - Dua dari tiga pemerkosa karyawan di Pinang Ranti, Makasar, Jakarta Timur ditangkap polisi setelah buron setahun. Satu pemerkosa masih diburu.

Selain memperkosa, pelaku mencuri barang-barang milik korban. "Barang korban yang diambil oleh ketiga pelaku satu buah telpon genggam, cincin emas 1,5 gram dan uang tunai Rp 250 ribu," kata Kapolsek Makasar, Kompol Nurdin AR, di Polsek Makasar, Pinang Ranti, Jaktim, Rabu (14/3/2018).

Nurdin menjelaskan peristiwa itu terjadi pada tahun 2017 lalu. Korban merupakan seorang karyawan di sebuah pusat perbelanjaan.


Ketiga pelaku yakni Imam Soelaiman, Bayu Sugiharto alias Kuskus dan S alias Roi. Pelaku S hingga kini masih buron.

"Barang korban yang diambil oleh ketiga pelaku satu buah telpon genggam, cincin emas 1,5 gram dan uang tunai Rp 250 ribu," kata Kapolsek Makasar, Kompol Nurdin AR. Fotografer: Ibnu Hariyanto/detikcom

"Pelaku IM sudah kami tangkap dua bulan yang lalu dengan kasus yang berbeda, kasus narkoba. Saat kami periksa kasus narkoba dia juga mengakui melakukan kejahatan pemerkosaan. Kemudian pelaku BS alias Kukus ditangkap di rumahnya kawasan Kebon Pala 2 minggu yang lalu," jelasnya.

Nurdin mengatakan ketiga pelaku itu awalnya hendak mencuri di kamar kos milik korban. Setelah berada di kamar korban, para pelaku nafsu melihat korban yang tertidur memakai daster.



"Saat korban terbangun dia sudah melihat tiga laki di sekitar korban. Pelaku langsung memegang dan menyekap korban sambil mengarahkan pisau ke leher korban. Pelaku kemudian memperkosa korban secara bergantian," jelasnya.

Nurdin mengatakan dalam mengungkap kasus tersebut polisi sempat mengalami kesulitan. Menurut Nurdin para pelaku kerap kabur ke luar daerah.


Sejumlah barang bukti yang disita polisi.Sejumlah barang bukti yang disita polisi. Foto: Fotografer: Ibnu Hariyanto/detikcom

"Mereka kabur ke Bandung beberapa bulan. Dia pikir sudah nggak kami kejar. Lalu kami dapat informasi, kami tangkap. Lalu untuk (pelaku) Kukus itu bisa tertangkap karena di lokasi dia meninggalkan satu barang bukti yaitu sandal yang dipakai. Dari situ kami kembangkan dan ditambah sama korban masih ingat ketika pelaku kabur dia dipanggil namanya oleh pelaku lain," jelas dia.

Atas perbuatannya pelaku terjerat pasal 285 KUHP juncto pasal 356 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.
(ibh/aan)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed