DetikNews
Rabu 14 Maret 2018, 11:38 WIB

Pendiri Surabaya Black Hat Pernah Jadi Konsultan IT Asing

Mei Amelia R - detikNews
Pendiri Surabaya Black Hat Pernah Jadi Konsultan IT Asing Katon, pendiri Surabaya Black Hat (Mei Amelia/detikcom)
Jakarta - Katon (21), pendiri Surabaya Black Hat, meretas ratusan website perusahaan luar negeri. Dia bahkan pernah direkrut untuk menjadi konsultan keamanan IT perusahaan asing.

"Ada dua perusahaan, dari Eropa dan Asia (yang merekrutnya)," kata Katon saat ditemui detikcom di ruang penyidik Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (13/3/2018).


Menurut Katon, perusahaan tersebut merekrutnya setelah mendapatkan rekomendasi dari 'klien'-nya sebelumnya. Katon dibayar per jam untuk pekerjaan sampingannya itu.

"Saya dikontrak, USD 20 per jam bayarannya, tapi nggak setiap hari. Aku bekerja setiap dia kasih script," imbuh mahasiswa IT ini.

Assessment di dua perusahaan ini sudah berjalan selama dua bulan. "Kalau nggak ada ini (ditangkap polisi), seharusnya masih lanjut," katanya.


Katon telah meretas ratusan website di beberapa negara. Dari hasil 'memeras' perusahaan dengan cara merusak sistem website perusahaan itu, dia mendapatkan uang hingga ribuan dolar AS.

"Pernah paling besar USD 1.200," tuturnya.
(mei/idh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed