DetikNews
Selasa 13 Maret 2018, 22:43 WIB

Zulkifli: Masyarakat Jangan Terbelah oleh Isu Panas Koalisi

Mega Putra Ratya - detikNews
Zulkifli: Masyarakat Jangan Terbelah oleh Isu Panas Koalisi Dok detikcom
Jakarta - Menjelang pendaftaran calon presiden pada Agustus 2018, isu poros koalisi mulai memanas. Sejumlah elite partai juga mulai beradu opini dan menunjukkan gelagat koalisi untuk Pemilu Presiden 2019.

Terkait dengan situasi dinamis politik saat ini, Ketua MPR RI Zulkifli Hasan meminta masyarakat tidak ikut terbelah oleh isu-isu koalisi yang semakin panas. Dia juga mengingatkan jangan sampai isu politik membuat orang lupa pada masalah-masalah yang harus segera dituntaskan.

"Jangan kita bicara koalisi pemerintah atau anti-pemerintah terus. Sebagai Ketua MPR, saya lihat masih banyak persoalan yang belum tuntas dan perlu segera diatasi. Kemiskinan, harga pangan, ketimpangan dan stagnasi pertumbuhan ekonomi, misalnya. Kita harus sadar masih banyak persoalan yang jauh lebih kritis untuk disikapi daripada ikut larut bicara koalisi ini atau itu," kata Zulkifli kepada wartawan, Selasa (13/3/2018).


Zulkifli juga mengatakan fokus utamanya saat ini adalah mendorong pemilu yang berkualitas. Lewat kompetisi yang baik, dia yakin pemimpin terbaik dapat terpilih.

"Bicara soal poros koalisi itu gagasan utamanya adalah kompetisi yang berkualitas, politik yang rasional. Yang menawarkan gagasan terbaik untuk mengganti atau mempertahankan pemerintah saat ini jauh lebih penting, dibanding fanatisme pada blok tertentu. Kalau politik kita rasional, masyarakat yang paling diuntungkan, pemimpin terbaik dan pemerintahan yang kuat pasti terpilih," tambah Zulkifli.


Saat ditanya soal komunikasi politik yang telah dilakukan, Zulkifli mengatakan pasti membuka komunikasi dengan partai-partai yang memiliki visi dan kepentingan yang sama.

"Kepentingan utama PAN bukan terletak pada blok koalisi, tetapi pada mutu dari pemilu dan demokrasi kita. Masyarakat pasti mau pemilu berkualitas, kepemimpinan yang kuat, menyatukan, dan dipercaya. Kami selalu sampaikan kepentingan itu dalam setiap pertemuan dengan semua partai. Jangan sampai kepentingan segelintir pihak, malah memecah belah bangsa ini," pungkasnya.
(ega/nwy)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed