DetikNews
Selasa 13 Maret 2018, 16:25 WIB

Satgas Pangan Usut Pemicu Naiknya Harga Bawang dan Cabai

Audrey Santoso - detikNews
Satgas Pangan Usut Pemicu Naiknya Harga Bawang dan Cabai Kadiv Humas Polri dan Kasatgas Pangan Irjen Setyo Wasisto (Foto: Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta - Satgas Pangan mengusut penyebab tingginya harga bawang dan cabai di sejumlah daerah. Hari ini, Satgas Pangan juga melakukan rapat dengan dengan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita untuk membahas masalah daging sapi serta bawang putih.

"Kita sedang upayakan kita cari permasalahan-pemasalahannya (harga cabai dan bawang naik) kira-kira apa. Hari ini saya juga diundang rapat Mendag, masalah ada daging sapi kemudian masalah bawang putih juga," kata Kadiv Humas Polri selaku Kasatgas Pangan Irjen Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (13/3/2018).


Setyo menjelaskan ada beberapa faktor yang menyebabkan harga bahan pangan naik. Kenaikan itu biasanya disebabkan pasokan terganggu atau distribusi terganggu.

"Kalau sekarang naik, naiknya di mana, nanti dilihat. Karena memang kenaikan harga itu ada beberapa faktor, mulai dari pasokan, rantai distribusinya atau kendala apa," ujar Setyo.


Setyo menjelaskan untuk masalah cabai dan bawang, Satgas Pangan telah mengirim tim untuk mengecek ke daerah-daerah penghasil cabai. Hasilnya, pasokan terganggu karena faktor cuaca.

"Kalau cabai karena cuaca. Kemarin kami cek ke Magelang, Temanggung, Wonosobo, Blitar, itu agak terganggu karena cuaca," jelas Setyo.

"Kita tidak bisa menghindari karena komoditas cabai itu bertahan hanya tiga hari. Kalau dia dipanen hanya 3 hari, kemudian cuaca buruk, nggak sempat dipanen maka rusak. Kalau pasokan kurang, pasti di Jakarta akan terganggu," sambung Setyo.


Terkait masalah harga bawang naik, lanjut Setyo, Satgas Pangan menemukan pemicu kenaikan harga yang sama dengan cabai. Yaitu terganggunya pasokan.

"Untuk komoditas cabai dan bawang, karena hujan. Di Jawa Tengah kan Brebes malah banjir. Kalau banjir ya rusak (lahan bawang). Pengelolaan pascapanen kan penting. Kalau habis panen nggak segera diolah kan rusak," terang Setyo.

"Kan kalau cuaca kurang panas, bawang merah cepat kisut. Cabai juga demikian, tiga hari nggak didistribusi, kisut dia," imbuh Setyo.

Terakhir Setyo menyampaikan belum ada temuan permainan kartel terkait tingginya harga cabai dan bawang. "Sementara kita lihat belum ada faktor kartel atau yang mempengaruhi di distribusi," tutup Setyo.
(aud/jbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed