Temui Jokowi, Ketua MK Bahas Pergantian Hakim Konstitusi

Niken Purnamasari - detikNews
Selasa, 13 Mar 2018 12:22 WIB
Ketua MK Arief Hidayat (Foto: Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta - Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi). Arief mengaku ingin membahas tentang pergantian hakim konstitusi Maria Farida yang masa jabatannya segera habis.

Arief tampak datang ke Istana Negara ditemani Sekjen MK Guntur Hamzah dan seorang hakim konstitusi Anwar Usman. Arief membawa serta surat pergantian hakim konstitusi atas nama Maria Farida.

"Saya dan Pak Sekjen bertemu Pak Presiden. Pada kesempatan ini, yang habis masa jabatannya Prof Maria pada Agustus 2018," ujar Arief di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (13/3/2018).


Menurut Arief, habisnya masa jabatan Maria bersamaan dengan penyelenggaraan pilkada serentak. Oleh sebab itu, Arief berharap sebelum gelaran pilkada serentak tersebut, hakim konstitusi yang baru dapat langsung bertugas.

"Kita minta perhatian Bapak Presiden, karena Profesor Maria usulan presiden. Kita harapkan bisa terisi dengan batas waktu yang pas dan tepat sehingga tidak ada kekosongan hakim. Tetap 9 orang," ujar Arief.


Arief pun menyerahkan sepenuhnya pada Jokowi soal siapa yang akan menggantikan Maria. Yang jelas, menurut Arief, siapapun penggantinya harus menguasai tentang konstitusi.

"Presiden punya pertimbangan. Kalau yang digantikan unsur perempuan mungkin mau diisi perempuan lagi, terserah Bapak Presiden. Yang penting hakim terpilih adalah hakim yang paham betul tentang ideologi Pancasila, hakim yang paham betul tentang konstitusi," ucap Arief. (nkn/dhn)