Hasil Sidak di Sari Pan Pacific: Pengelolaan Limbah Tak Sesuai Mutu

Indra Komara - detikNews
Senin, 12 Mar 2018 16:35 WIB
Foto: Pemprov DKI sidak di Hotel Sari Pan Pacific. (Indra-detikcom)
Jakarta - Tim sidak pengawas sumur resapan yang dibentuk Pemprov DKI menemukan instalasi pengelolaan limbah yang buruk di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta. Salah satu tim pengawas dari Dinas Lingkungan Hidup, Khadijah mengatakan Instalasi pengolahan air limbah (IPAL) di hotel tersebut tak sesuai mutu.

[Gambas:Video 20detik]


"Yang IPAL yang pertama ya itu meternya tidak berjalan dengan benar. Kemudian grease trap-nya (alat perangkap minyak) juga tidak berfungsi dengan baik bahkan sampai luber. Jadi tidak di maintenance dengan baik IPAL-nya," kata Khadijah usai sidak di Hotel Sari Pan Pacific, Jl MH Thamrin, Jakarta, Senin (12/3/2018).

Dinas yang masuk dalam tim sidak pengawasan yakni Dinas Cipta karya, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perindustrian dan Energi, Dinas Sumber Daya Air (SDA), Satpol PP, PTSP, dan PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja).



Khadijah menilai, sistem pengelolaan limbah di Hotel Sari Pan Pacific tidak memenuhi baku mutu sesuai aturan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup nomor 68, kemudian Peraturan Gubernur nomor 122. Dia meminta pada pihak pengelola hotel untuk memperbarui instalasi pengelolaan limbahnya.

"Banyak sampahnya di dalam. Yang seharusnya lemak itu harus diangkat. Tapi tadi kita lihat sudah seperti coral karena grease trap-nya tidak berfungsi dengan benar," ujarnya.

Dalam hal ini, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta pengelola gedung untuk membantu pemprov mengurangi kerusakan lingkungan. Caranya, lanjut Anies, dengan membuat pengelolaan air yang baik.



"Tujuan dari adanya tim pengawasan ini adalah untuk mengubah perilaku. Bukan semata-mata mencari siapa yang salah. Bukan semata-mata untuk menghukum tapi untuk perbaikan di Jakarta," kata Anies.

"Anda bekerja di tempat itu, Anda menggunakan airnya, Anda membuang airnya. Pastikan bahwa tempat Anda kerja gedung-gedung itu dikelola dengan benar sehingga kita bersahabat pada lingkungan," paparnya. (idn/rvk)