DetikNews
Senin 12 Maret 2018, 09:55 WIB

Abdul Ditusuk Saat Salat Subuh, MUI Minta Masyarakat Tak Terprovokasi

Arief Ikhsanudin - detikNews
Abdul Ditusuk Saat Salat Subuh, MUI Minta Masyarakat Tak Terprovokasi Foto: Sekretaris Komisi Fatwa MUI Asrorun Niam Sholeh (Dewi Irmasari/detikcom)
Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta masyarakat muslim tidak terprovokasi atas kejadian penusukan Abdul Rahman (53) saat salat di Darul Muttaqin, Depok. Masyarakat diminta untuk menyerahkan kasus ini kepada polisi.

"Masyarakat jangan terprovokasi terhadap informasi yang belum jelas validitasnya. Sehingga, perlu dilakukan langkah tabayun atau klarifikasi. Dan jika ada indikasi terjadinya potensi kerusuhan, dan kegiatan yang ancam ketertiban sosial, maka perlu mengkomunikasikan lebih lanjut ke yang lebih berkompetensi, dalam hal ini Polri," Sekretaris Komisi Fatwa MUI Asrorun Ni'am Sholeh saat dihubungi detikcom, Senin (12/3/2018).


Menurut Asrorun, apa yang dilakukan oleh Polri harus diapresiasi. Polri pun perlu dukungan dari masyarakat untuk menyelesaikan kasus ini dan kasus-kasus serupa.

"Secara umum, lahkah Polri perlu diapresiasi. Tapi, juga perlu didorong untuk ungkap lebih komperhensif," kata Asrorun.

Asrorun juga meminta kepada polisi untuk menciptakan keamanan di masyarakat. Sehingga, masyarakat merasa tenang dan tidak muncul ketegangan.

"Itu bagian dari tanggung jawab aparat. Sehingga terjamin rasa aman masyarakat, dan kepercayaan masyarakat, ini arus terus dilakukan, sehingga muncul kepercayaan," ucap Asrorun.

Sebelumnya, Abdul ditusuk oleh S (38) di rahang bagian kanannya pada Minggu (11/3). Dia ditusuk saat menunaikan ibadah salat Subuh. Akibatnya, Abdul mengalami luka di rahang.

S diduga mengalami gangguan jiwa. Warga sekitar mengenal S kerap melampiaskan emosi kepada beberapa orang. Selain Abdul, beberapa orang lain sempat diludahi S.



"Jadi pada saat akan dilakukan pemeriksaan, itu pelaku menjawab sembarangan, maksudnya ngalor ngidul, tidak bisa mintai keterangan kemudian keluarganya tadi sudah datang, kakaknya menyatakan yang bersangkutan ada sakit, akhirnya bersama keluarga kita bawa ke RS Polri Kramat Jati untuk diobservasi," ujar Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Putu Kholis Aryana kepada detikcom, Minggu (11/3).
(aik/jbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed