DetikNews
Senin 12 Maret 2018, 00:30 WIB

Abdul Harap Polisi Ungkap Motif Penusukan Dirinya saat Salat Subuh

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Abdul Harap Polisi Ungkap Motif Penusukan Dirinya saat Salat Subuh Abdul Rahman (53), korban penusukan di Depok (Foto: Kanavino Ahmad Rizqo/detikcom)
Depok - Abdul Rahman (53) berharap polisi segera mengungkap motif di balik penusukan dirinya oleh perempuan berinisial S saat salat Subuh di Masjid Darul Muttaqin, Depok. Polisi juga diminta membuktikan soal dugaan gila-tidaknya pelaku.

"Apa masalah dendam minggu yang lalu. Kita nggak tahu juga (alasan pelaku menusuk). Itu bagian polisi bagaimana supaya terbuka gitu," kata Abdul saat ditemui di rumahnya, Sawangan, Depok, Minggu (11/3/2018).


Abdul menduga pelaku tersebut tak termasuk kategori orang gila. Hanya saja sifat perempuan tersebut memang diketahui kerap tempramental.

"(Dugaannya) bukan orang gila. Kalau gila mah, nggak kenal, kalau depresi masih kenal orang, depresi itu stres lah. Banyak pikiran. Sifatnya tempramental. Anak-anak tahu. Dia suka marah-marah, ngomel, ngoceh, nggak karuan tapi pada saat sadar dia nggak apa-apa ngobrol. Orang gila mah nggak kenal orang, orang gila, kalau digodain, nimpuk orang searahnya. Namanya gila kan," ujar Abdul.

Selain itu, berdasarkan urutan kejadian, Abdul melihat kasus penusukan seperti telah direncanakan. Seandainya perempuan itu gila, Abdul mengatakan tak mungkin dirinya menjadi target selama beberapa kali.


"Orang sini, satu blok sama saya. Dia ngancam. Kejadiannya itu akhirnya malam tadi. Dia nggak salah orang, dan malam itu, ada perlu. (Seperti) sudah punya rencana mateng," tuturnya.

Abdul lantas menjelaskan kabar beredar di tengah masyarakat bahwa perempuan itu ingin menusuk Ghufron selaku Ketua DKM setempat. Namun, kata Abdul, perempuan itu tak mengenali wajah Ghufron.

"Yang pasti waktu ditanya sama warga, yang diincar Pak Ghufron. Jadi saya itu disangkanya Pak Ghufron. Emang yang kamu tusuk siapa? Pak Ghufron? Iya katanya, gitu. Dia kenal nama, nggak kenal orang," ucap Abdul.


Kabar lainnya yang beredar di kalangan warga juga adalah perempuan tersebut sempat diturunkan dari motor di sekitar kompleks pada malam hari sebelum kejadian. Abdul mengatakan peristiwa itu terjadi sebelum perempuan tersebut datang ke rumahnya.

"Nah sebetulnya kejadian begini, saya juga dengar cerita lagi, katanya semalem ada itu orang diturunin sama anak muda di motor, diturunin di sana di perempatan situ, di dekat rumahnya Pak Romadi di sini yang baru, dekat Pak Alung, diturunin. Kemudian nyamperin Pak Ujang, lagi pada ngumpul, Pak Yudi, ada warga baru, Pak Hadi ya itu dia nyamperin ke sana sebelum datang ke mari, sebelum jam 10 jam 11 dah," ucapnya.

Abdul ditusuk saat baru saja mengucapkan takbiratul ihram salat Subuh. Dia mengalami luka di bagian rahang wajahnya.


Polisi saat ini masih menyelidiki kasus penusukan tersebut. Polisi juga telah menggeledah rumah pelaku dan mengamankan sejumlah barang bukti.

"Tadi pagi langsung kita geledah rumah pelaku kemudian kita temukan beberapa catatan-catatan," ujar Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Putu Kholis Aryana kepada detikcom, Minggu (11/3).
(knv/jbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed