SBY Minta Benda-benda Seni di Istana Dipamerkan

SBY Minta Benda-benda Seni di Istana Dipamerkan

- detikNews
Senin, 27 Jun 2005 19:39 WIB
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak ingin benda-benda seni koleksi para Presiden RI terdahulu hanya teronggok di Museum Kepresiden. Presiden ingin benda-benda seni itu dipamerkan. "Agar semuanya dapat ikut menikmati. Anak-anak SD bisa melihat karya para maestro seniman kita," kata Presiden SBY, Senin (27/6/2005), sambil menunjuk sebuah lukisan karya Basuki Abdullah.Permintaan itu ia sampaikan saat meninjau Gedung Bina Graha, di kompleks Istana Kepresidenan. Saat ini, Bina Graha dijadikan SBY sebagai tempat penyimpanan benda-benda seni. Saat era pemerintahan Presiden Soeharto, Bina Graha dijadikan sebagai tempat untuk menggelar rapat kabinet. Ada ratusan barang seni yang disimpan di Bina Graha ini. Ada karya seniman dari dalam negeri maupun luar negeri. Jenisnya pun bermacam-macam. Seperti lukisan, patung, keris, tembikar, ukir-ukiran, dan barang kerajinan lainnya. Barang-barang itu merupakan koleksi pemerintahan Presiden RI yang pertama hingga periode sesudahnya. Tetapi yang paling mendominasi ruangan adalah lukisan koleksi Presiden Soekarno dan patung ukiran Bali serta tembikar koleksi Presiden Soeharto. Belum diketahui bagaimana realisasi permintaan Presiden tersebut. Apakah nanti dengan mengadakan pameran keliling di tempat-tempat umum, ataukah menjadikan Museum Kepresiden terbuka untuk umum. Beberapa waktu sebelumnya, Presiden pernah melontarkan keinginannya agar lukisan potret para Presiden RI sebelum dirinya, dipajang di tempat-tempat umum. Mulai dari Presiden Soekarno, Soeharto, B.J. Habibie, Abdurrahman Wahid dan Megawati. "Dengan demikian generasi muda kita dapat mengenali wajah para pemimpin RI yang sebelumnya," ujar SBY spontan ketika melihat lukisan lukisan potret enam orang Presiden RI yang dipajang di ruang wartawan Kantor Presiden. (asy/)


Berita Terkait