PDIP Menang di Solo, Golkar di Boyolali, PKS-PPP di Sukoharjo
Senin, 27 Jun 2005 19:31 WIB
Solo -
Dari data yang masuk di KPUD, pasangan Joko Widodo - Hadi Rudyatmo yang dijagokan PDIP sementara unggul dalam perolehan suara di Pilkada Kota Solo. Di Boyolali, pasangan dari Golkar Sri Moeljanto - Seno Samodro mengungguli empat pesaingnya. Sedangkan di Sukoharjo, pasangan yang diajukan oleh PKS dan PPP memimpin perolehan suara untuk sementara.Hingga Pukul 17.45 WIB, suara yang masuk di KPUD Solo menempatkan Joko Widodo-Rudy (PDIP) pada urutan teratas dengan perolehan 39.133 suara (39,42%), disusul oleh pasangan Achmad Purnomo-Istar Yuliadi (PAN) dengan 28.681 suara (28,89%), pasangan Hardono-Dipokusumo (Golkar) 26.780 suara (26,98%) dan terakhir mantan walikota Slamet Suryanto-Hengky Nartosabdo 4.668 suara (4,70%).Di Boyolali, data yang masuk terakhir menempatkan pasangan Sri Moeljanto - Seno Samodro (Golkar) sebagai pemenang sementara dengan 28.923 suara, disusul oleh mantan bupati Djaka Srijanta - Adha Nurmujtahid (PAN) 13.868 suara, Suhadi - Muhadjir (PKS dan PD) 13.248suara, mantan wakil bupati Habib Masturi - P Sarijo (PKB, PPP, PKPB) 7.189 suara, Alhisyam - Sururi (PDI-P) 2.196 suara.Sedangkan di Sukoharjo, data terakhir menunjukkan pasangan Bambang Margono-Prajoko (PKS, PPP) mampu memimpin sementara dengan perolehan suara lebih dari 89 ribu, disusul mantan bupati dan wakil bupati Bambang Riyanto-M Toha yang diajukan PDIP dan PKB dengan 83 ribu suara, Sugeng Purwoko-Cipto Subandi (PAN, PD, PBB, PKPI) 39 ribu suara dan Jowo SemitoAtmojo - Joko Timbul (Partai Golkar) 32 ribu suara.Di Solo Tim Sukses PDIP telah mengklaim bahwa calonnya yang akan keluar sebagai pemenang. Data yang mereka pakai adalah laporan dari seluruh saksi TPS di Solo yang berjumah 1.385 TPS. "Dari laporan mereka, calon kami memperoleh lebih dari 35 persen suara. Saingan terdekat adalah 31 persen suara," kata Ketua Tim Sukses Joko - Rudy, Bambang Wijayanto kepada detikcom, Senin (27/6/2005) sore.Kepada ratusan pendukungnya yang masih berkumpul di kantor DPC PDIP Solo, Joko Widodo meminta tetap tenang dan tidak mudah terpancing untuk melakukan tindakan yang melanggar hukum. Sebaiknya seluruh kader mengawasi proses pengiriman surat suara ke KPUD agar tidak terjadi manipulasi. "Secara faktual kita telah memperoleh dukungan kepercayaan terbanyak dari masyarakat Solo. Namun perhitungan di KPUD belum selesai dan belum ditetapkan. Kita harus mewaspadai ulah pihak-pihak tertentu yang mungkin akan melakukan manipulasi," kata Joko Widodo kepada para pendukungnya.Malam ini rencananya calon walikota dari PDIP yang didukung PKB itu akan menggelar acara silaturahmi dengan seluruh pendukungnya di Gedung Graha Sabha Bhuana, tempat tim sukses mereka berkantor selama ini. "Bukan syukuran, hanya silaturahmi dengan para pendukung yang telah memberi kepercayaan," ujar Joko kepada wartawan.
(asy/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































