Tim evakuasi yang terdiri dari SAR Banda Aceh, KSOP Malahayati, Imigrasi Banda Aceh, Bea Cukai Banda Aceh, KKP Banda Aceh, dan agen Pelayaran PT Pelni Aceh berangkat ke titik evakuasi dengan menggukan KN SAR Kresna, Minggu (11/3/2018). Lokasi penjemputan berjarak sekitar 10 mil dari pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh.
Begitu tiba, tim berkoordinasi dan memindahkan pasien dari kapal kargo ke KN Kresna. Proses evakuasi ini membutuhkan waktu sekitar satu jam. Usai pasien dipindahkan, KN SAR kembali ke Banda Aceh sementara kapal berbendera Malta itu melanjutkan perjalanannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Satu orang ABK kita evakuasi karena mengalami sakit pada perut," kata Hari Adi kepada wartawan.
Menurutnya, pasien dalam keadaan sadar dan lemah. Setelah tiba di daratan, pasien dibawa ke Rumah Sakit Harapan Bunda Banda Aceh menggunakan ambulans Karantina Kesehatan Pelabuhan Banda Aceh untuk menjalani perawatan.
"Pasien sudah dibawa ke rumah sakit untuk diperiksa lebih lanjut terkait penyakit yang dialaminya," jelasnya. (idh/idh)











































