DetikNews
Minggu 11 Maret 2018, 05:48 WIB

Ibunda dan Adik Menangis Tersedu Sambut Peti Pratu Randi

Wisma Putra - detikNews
Ibunda dan Adik Menangis Tersedu Sambut Peti Pratu Randi Ibunda dan adik perempuan Pratu Randi, korban tewas kecelakaan tank. (Wisma Putra/detikcom)
Sumedang - Tangis haru menyelimuti kediaman rumah duka Pratu Randi Suryadi di Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Tanpa firasat, putra kebanggan keluarga pulang dalam keadaan tak bernyawa.

Pantauan detikcom, Minggu (11/3/2018), di rumah duka Pratu Randi di Dusun Cisempur, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, sejumlah kerabat dan keluarga mulai berdatangan.

Ibu dan adik perempuan Randi bernama Ita Sukmawati menangis tersedu-sedu sambil rebahan di atas tikar. Kerabatnya menenangkan Ibunda Randi sambil mengusap kepala, "Bunda, Istighfar, sabar, sabar."



Dia menangis saat jenazah Randi tiba hingga disalatkan. Beranjak subuh, keduanya beranjak tenang meski air mata terus bercucuran.

Paman Pratu Randi, Cucu Suhendra (44) mengatakan, sebelum mendapatkan kabar duka sepupunya meninggal, tidak ada firasat sedikitpun yang dirasakan olehnya.

"Kalau (firasat), dibilang mimpi ya bukan mimpi, cuman tiga hari ke belakang ada yang ketuk pintu cuman bilang 'Mang', suaranya enggak jelas, saya buka pintu tidak ada siapa-siapa. Malah saya sempat duduk di teras rumah cuman tidak tahu itu siapa," kata Cucu kepada detikcom di rumah duka.



Cucu menuturkan, sebelum mendapatkan kabar duka, ia sempat berkomunikasi via pesan singkat. "Menyemangati dia," tuturnya.

Sebagai perwakilan keluarga, Cucu menyampaikan ucapan maaf yang sebesar-besarnya jika selama hidupnya Randi memiliki salah, baik disengaja atau tidak disengaja.

"Namanya orang pasti ada kesalahannya, saya atas nama keluarga mohon maaf yang sebesar-besarnya. Kalau punya salah atau punya utang lebih baik minta keluarga untuk beresin," pungkasnya.


(dnu/dnu)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed