Alat Bantu Seks Dikira Bom, Kantor Pos Heboh
Senin, 27 Jun 2005 16:40 WIB
Jakarta - Sebuah kantor pos di Amerika Serikat heboh. Gara-garanya, para pekerja pos menemukan sebuah parsel yang bergetar. Karena khawatir bungkusan itu adalah bom, tim penjinak bom pun diminta datang.Namun kekhawatiran itu berujung menggelikan. Setelah diperiksa ternyata paket yang dikira bom itu cuma salah satu sex toy yang disebut vibrator. Demikian seperti diberitakan Ananova, Senin (27/6/2005).Personel skuad bom tiba dengan helikopter setelah alarm bahaya dibunyikan di kantor pos Bluffton di South Carolina, Amerika Serikat. Para pekerja pos setempat melihat bungkusan warna putih yang mencurigakan. Paket itu tergeletak begitu saja di kantor pos."Ketika mereka pergi memeriksanya, itu bergetar," ujar Kepala Kepolisian Bluffton John Brown. Polisi pun segera mengosongkan gedung dan menghubungi tim SWAT lokal yang langsung menelepon skuad bom Divisi Penegakan Hukum South Carolina.Seorang agen khusus FBI dan pengawas pos juga segera tiba di lokasi. Bahkan pemadam kebakaran dan personel medis juga didatangkan untuk bersiap-siap.Namun ketika para pakar bom membuka paket tersebut, orang-orang yang berada di lokasi tersenyum-senyum. Ternyata yang dikira bom itu cuma dua vibrator alias alat bantu seks yang dijadikan kado."Ternyata itu kado pemberian," ujar Brown. Menurut kepolisian, bingkisan itu kemungkinan terjatuh ketika pekerja pos sedang bersiap mengirimkan surat-surat dan benda pos lainnya.
(ita/)











































