DetikNews
Sabtu 10 Maret 2018, 05:50 WIB

Ciliwung Meluap, Permukiman Warga di Pejaten dan Cawang Banjir

Ahmad Bil Wahid - detikNews
Ciliwung Meluap, Permukiman Warga di Pejaten dan Cawang Banjir Foto: Ilustrasi oleh Mindra Purnomo
Jakarta - Sejumlah wilayah di Jakarta mulai terendam banjir. Banjir itu disebabkan meluapnya air di sungai Ciliwung menyusul kiriman debit air dari Bogor.

Berdasarkan data BPBD DKI Jakarta, wilayah yang mulai terendam banjir pada Sabtu (10/3/2017) yakni Kecamatan Pasar Minggu dan Pejaten Timur, Jakarta Selatan. Dua wilayah lain yakni Kecamatan Kramat Jati dan Cawang, Jakarta Timur.

Seperti dikutip dari Twitter BPBD DKI Jakarta, ada masing-masing 1 kaluaran di Pasar Minggu dan Pejaten Timur yang terendam Banjir. Ketinggian air di wilayah itu berkisar 10 sampai 15 cm.

"Penyebab luapan sungai Ciliwung. Air masuk pukul 00.30 WIB," tulis BPBD DKI Jakarta melalui akun Twitternya, @BPBDJakarta.

Dua kelurahan yang masing-masing terletak di Kramat Jati dan Cawang terendam banjir sejak pukul 01.00 WIB. Ketinggian air berkisar 10 sampai 50 cm.

"Penyebab luapan sungai Ciliwung. Air masuk pukul 01.00 WIB," demikian keterangan BPBD DKI Jakarta.



Dari keempat kelurahan itu, terdapat 4 RW yang terdampak banjir. Namun belum ada warga yang mengunggsi akibat kejadian ini.

Bendung Katulampa, Bogor, sempat berada di status Siaga 2. Warga yang tinggal di pinggiran Sungai Ciliwung sudah diminta waspada banjir kiriman.

Baca Juga: Reportase Hulu Sungai Ciliwung

Kabag Humas BMKG Harry Tirto menginformasikan peningkatan status di Bendung Katulampa. Pada pukul 16.25 WIB, Jumat (10/3/2019), Bendung Katulampa meningkat dari siaga 4 ke siaga 2. Air dari Bogor diprediksi akan sampai dalam waktu 6-9 jam sejak ada peningkatan status di Katulampa.
(abw/elz)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed