Didukung di DK PBB, SBY Berterimakasih pada Gambia
Senin, 27 Jun 2005 15:09 WIB
Jakarta - Pemerintah RI berterimakasih kepada Pemerintah Gambia atas dukungannya terhadap pencalonan Indonesia sebagai calon anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB periode 2007-2008."Saya sampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi atas dukungan Gambia. Semoga ini lebih mempererat persaudaraan Indonesia dan Gambia bersama-sama mengambil peran aktif dalam hubungan internasional yang merupakan semangat KAA," kata Presiden SBY di Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (27/6/2005).Ucapan terima kasih itu ia sampaikan dalam konferensi pers bersama Presiden Gambia Yahya A.J.J. Jamme, seusai menyaksikan penandatanganan dokumen kesepakatan perluasan kerjasama Indonesia-Gambia di masa mendatang di bidang perdagangan, pendidikan, sumber daya energi dan teknologi informasi. Sejauh ini kerjasama yang terjalin baru di sektor pertanian. Dan hari ini satu lagi penjanjian kerja sama agro industri ditandatangani oleh Menteri Pertanian RI Anton Apriantono dan Mentan Gambia Yankuba Touray.Dalam pidato sambutannya, Presiden Gambia Yahya A.J.J. Jamme menyatakan bahwa Indonsia merupakan salah satu negara agraris terpenting bagi Gambia. Negaranya ingin bertukar pengalaman lebih banyak dengan Indonesia mengenai metode menajemen pengelolaan pertanian yang merupakan mata pencaharian mayoritas rakyat negara di benua Afrika ini."Kami ingin lebih meningkatkan kemitraan strategis yang terjalin sejak negara kami merdeka pada 1965," ujar Jamme.Malam ini Presiden Yudhoyono dijadwalkan menggelar jamuan makan malam di Istana Negara untuk menghormati Presiden Jamme dan rombongan. Keesokan harinya, tamu negara akan berkunjung ke Provinsi Gorontalo untuk meninjau perkebunan jagung dan pabrik gula di sana.
(nrl/)











































