Kabid Humas Polda Bengkulu AKBP Sudarno mengatakan polisi telah memediasi antara nenek dengan anak tirinya Mahmud. Hasil mediasi, nenek tersebut diperbolehkan tinggal di rumah Mahmud.
"Untuk sementara Nenek Khasanah dikembalikan ke rumah anak tirinya Bapak Mahmud," ucap Sudarno kepada detikcom, Kamis (8/3/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sudarno menjelaskan proses mediasi tersebut dihadiri oleh Kapolsek Teluk Segara dan Ketua RT setempat. Dia berharap hasil mediasi ini membuat hubungan Nenek Khasanah dan Mahmud kembali akur.
"Mediasi dilakukan Kapolsek Teluk Segara dengan pihak keluarga yaitu Bapak Mahmud dan ketua RT tempat Nenek Khasanah tinggal," ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, Nenek Khasanah ditemukan lemas tak berdaya di pul bus PO SAN, Bengkulu, Rabu (7/3) pukul 10.00 WIB. Nenek Khasanah diusir anak tirinya dengan dibelikan tiket Bengkulu-Mojokerto dan dibekali uang Rp 700 ribu.
Nenek Khasanah diantar anak tirinya ke pul bus lalu ditinggalkan sebatang kara di pul tersebut. Satpam Pul Bus melihat kondisi nenek tak memungkinkan melakukan perjalanan Bengkulu-Mojokerto.
Satpam itu membawa nenek ke kantor polisi dan akhirnya ditemukan dengan pihak keluarga. (rvk/aan)










































