DetikNews
Kamis 08 Maret 2018, 07:45 WIB

Membandingkan Perempuan dalam Politik di Indonesia dan Dunia

Bagus Prihantoro Nugrogo - detikNews
Membandingkan Perempuan dalam Politik di Indonesia dan Dunia Foto: ilustrasi Luthfi Syahban
Jakarta - Hari Hak-hak Perempuan Internasional diperingati setiap tanggal 8 Maret. Salah satu hak dari perempuan adalah keterwakilan dalam politik.

UN Women atau organisasi PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) tentang perempuan, merilis data tentang 'Perempuan dalam Politik: 2017'. Persentase perbandingan jumlah laki-laki dan perempuan dalam parlemen dan kabinet jadi dasar dalam publikasi ini.


Data ini dirilis pada April 2017 berdasarkan kondisi pada 1 Januari 2017. Sementara untuk data tahun 2018 belum dirilis.

Merujuk pada data tersebut, adalah Bulgaria, Prancis, dan Nikaragua yang menempati posisi pertama dalam persentase perempuan di kabinet. Ketiga negara tersebut memiliki 9 menteri perempuan dari 17 kursi di kabinet atau ada 52,9% keterwakilan perempuan di tingkat eksekutif nasional.

Berdasarkan jumlah, ada Kanada dan Afrika Selatan yang memiliki 15 menteri perempuan. Namun di Kanada ada 30 kursi menteri, kemudian Afrika Selatan ada 36.

Bagaimana dengan posisi Indonesia? PBB menempatkan Indonesia di posisi 46 soal jumlah keterwakilan perempuan di kabinet.

Menurut catatan PBB saat itu, Indonesia punya 9 menteri perempuan dari 35 kursi di kabinet atau 25,7%. Padahal saat ini di Indonesia tercatat ada 34 menteri.

Ada pun menteri wanita di Kabinet Kerja adalah Menko PMK Puan Maharani, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pujiastuti, Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Kesehatan Nila F Moeloek, dan Menteri Pemberdayaan Perempuan Yohana Yembise. Sebelumnya ada Khofifah Indar Parawansa di posisi Menteri Sosial, namun dia mengundurkan diri dari kabinet untuk mengikuti ajang Pilkada Jawa Timur 2018.

Membandingkan Perempuan dalam Politik di Indonesia dan DuniaFoto: Ari Saputra


Berdasarkan data PBB, perempuan pada kabinet seluruh dunia paling banyak menduduki posisi menteri di bidang lingkungan/sumber daya alam/energi yakni sebanyak 108 orang. Sedangkan yang paling sedikit adalah menteri yang membawahi informasi/media, yakni hanya 10 orang.

Ada 11 kepala negara dan 11 kepala pemerintahan perempuan di dunia yang tercatat oleh PBB. Mantan Presiden Korea Selatan Park Geun-Hye masih dihitung oleh data tersebut.

PBB juga mencatat soal jumlah Ketua DPR perempuan di dunia. Rupanya pada tahun 2017 ada 53 Ketua DPR perempuan di seluruh dunia. Selain itu ada 158 orang Wakil Ketua DPR wanita.

Di Indonesia, seluruh pimpinan DPR merupakan laki-laki. Meski demikian berdasarkan data BPS ada 97 dari 560 anggota DPR yang merupakan wanita.

Membandingkan Perempuan dalam Politik di Indonesia dan DuniaFoto: Istimewa


Indonesia menduduki peringkat 99 di dunia soal persentase jumlah anggota DPR perempuan dan laki-laki. Namun data PBB saat itu mencatat jumlah anggota dewan wanita di Indonesia ada 111 orang atau 19,8%. Indonesia berada satu peringkat di bawah Arab Saudi yang keterwakilan perempuan di parlemen adalah 19,9% atau 30 dari 151 kursi.

Peringkat pertama diduduki oleh Rwanda dengan jumlah 49 anggota dewan wanita dari 80 kursi (61,3%). Pada posisi kedua ditempati oleh Bolivia yang tingkat keterwakilan perempuannya di parlemen mencapai 53%.

Posisi Amerika Serikat justru berada di bawah Indonesia. Di AS, ada 83 anggota dewan perempuan dari 435 kursi (19%) sehingga menempatkannya di peringkat 104. Sementara itu di Senat AS, ada 21 perempuan dari 100 anggota.

Baca Juga: Sejarah Hari Perempuan Internasional
(bag/fdu)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed