Di-PHK, 100 Sopir MetroTV Demo

Di-PHK, 100 Sopir MetroTV Demo

- detikNews
Senin, 27 Jun 2005 11:51 WIB
Jakarta - Diputus kerja secara sepihak, sebanyak 105 sopir MetroTV berdemo. Para pendemo menuntut bertemu langsung dengan pemilik MetroTV, Surya Paloh."Alasan kita diputus karena perusahaan sudah tak mau memakai kami lagi," kata salah satu pendemo, Didik Iwan Sulisyta pada detikcom, Senin (27/6/2005).Para pendemo melakukan aksinya tepat di depan kantor Metro TV di Jalan Pilar Mas Raya, Kedoya, Jakarta Barat. Mereka membawa spanduk dan peralatan musik maupun alat berbunyi lainnya. Didik, yang sudah lima tahun mengabdi di Metro TV mengaku kecewa ketika pihak manajemen memaksa para rekan-rekannya untuk menandatangani surat pemutusan kerja tersebut. Status Didik bersama 105 orang lainnya adalah karyawan kontrak. Kontrak kerja para sopir ini akan habis pada 30 Juni 2005. Didik yang juga sopir GM Marketing MetroTV ini berang ketika pihak manajemen mengirimkan surat pemutusan kerja hanya tiga hari menjelang kontrak habis. "Kalau mau diputus harusnya sejak tanggal 1 Juni 2005 sudah diberitahu. Kita kan bisa siap-siap mencari kerja lainnya," tandas Didik kesal. Didik beralasan, pihak manajemen dinilai tidak mampu mengelola para driver dengan baik. Alasan ini juga yang dijadikan pihak manajemen untuk memutuskan hubungan kerja sopir-sopir di bagian marketing, promosi dan redaksi.Mengenai uang pesangon, dirinya mengaku kurang puas atas jumlah yang diberikan. Total pesangon yang diberikan yakni dua kali gaji. Gaji yang diterima setiap bulannya sekitar Rp 750 ribu. "Pesangonnya langsung dikasih hari ini juga," tandas Didik.Yang membuat gerah para sopir adalah catatan pada undangan penandatangan pemutusan kontrak kerja. Pada catatan itu ditulis: Ketidakhadiran saudara mengakibatkan akan memberikan hak kepada perusahaan untuk memutuskan secara sepihak mengenai kelanjutan kerja saudara. "Ini yang bikin panas. Kita ingin ketemu langsung dengan Surya Paloh. Kita tidak mau ditemui siapa pun," ucapnya bersemangat. Rencananya Surya Paloh akan hadir di tengah-tengah para pendemo. Saat ini, ujar Didik, bos MetroTV dan Harian Media Indonesia itu sedang berada di Medan. (ism/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads