DetikNews
Rabu 07 Maret 2018, 16:54 WIB

Bantah Terima Suap, Politikus PKS Yudi Widiana Sebut Namanya Dicatut

Faiq Hidayat - detikNews
Bantah Terima Suap, Politikus PKS Yudi Widiana Sebut Namanya Dicatut Yudi Widiana Adia membacakan pleidoi dalam sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor Jakarta (Foto: Faiq Hidayat/detikcom)
Jakarta - Mantan Wakil Ketua Komisi V DPR Yudi Widiana Adia membantah telah menerima uang suap proyek jalan. Yudi mengatakan namanya hanya dicatut oleh M Kurniawan, anggota DPRD Bekasi, dalam kasus suap proyek jalan di Kementerian PUPR.

"Saya sangat berharap agar perbuatan trading in influence dihukum secara tegas. Karena sebagai penyelenggara negara saya hanya menjadi korban, hanya dicatut namanya oleh seseorang yang kebetulan dia sempat memiliki hubungan dekat dengan saya meskipun hanya beberapa waktu saja, yakni pertengahan sejak 2014 sampai 2015," ujar Yudi Widiana saat membacakan pleidoi atau nota pembelaan dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Rabu (7/3/2018).


Menurut Yudi, M Kurniawan yang menerima uang suap dari komisaris PT Cahaya Mas Perkasa So Kok Seng alias Aseng. Yudi menyebut M Kurniawan menerima uang itu tanpa atas kesepakatan dengan dirinya.

"Jadi dalam hal ini, selain menjual kedekatan dengan saya untuk mempengaruhi koleganya di Kementerian PUPR. Sehingga So Kok Seng percaya kepadanya. Ternyata saksi Kurniawan membohongi So Kok Seng dengan mengubah keterangannya terkait permintaan uang tersebut dengan dalih diberikan kepada saya sebagai komitmen fee," kata Yudi.

Yudi berharap majelis hakim memberikan vonis yang membebaskan dari penuntutan jaksa pada KPK. Dia menyebutkan tidak pernah mempunyai niat jahat untuk menerima suap.


Saat membaca nota pembelaan, Yudi sempat menangis. Yudi mengaku tidak bisa bersama keluarganya selama terjerat dalam perkara ini.

"Pada kesempatan baik ini, saya juga menyampaikan permohonan maaf kepada istri dan anak-anak saya karena akibat kasus hukum yang kami hadapi. Kami kehilangan kebersamaan yang tak ternilai harganya," ucap Yudi.


Dalam perkara ini, Yudi Widiana dituntut 10 tahun penjara, denda Rp 1 miliar dan subsider 6 bulan kurungan. Yudi diyakini jaksa terbukti menerima uang suap Rp 11,1 miliar dari komisaris PT Cahaya Mas Perkasa So Kok Seng alias Aseng.

Jaksa juga menuntut pidana tambahan terhadap politikus PKS Yudi Widiana Adia berupa pencabutan hak politik. Jaksa ingin hakim mengabulkan permohonan agar hak politik Yudi dicabut selama 5 tahun.
(fai/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed