PLN ke Sandi: Kalau Tampung PKL Melawai Semuanya Nanti Jadi Pasar

Aditya Mardiastuti - detikNews
Rabu, 07 Mar 2018 15:45 WIB
Ilustrasi PKL Jualan di Trotoar Melawai (Samsdhuha Wildansyah/detikcom)
Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno meminta pemilik gedung di kawasan Melawai, Jakarta Selatan, menampung PKL. PT PLN sebagai salah satu gedung yang berada di lokasi tersebut mengaku sudah menampung PKL di kantornya.

"Kan tidak harus semua, kita sudah nampung PKL. Di dalam kan sudah ada PKL, di kantin kita sudah ada PKL," kata Kepala Satuan Komunikasi Korporat PLN I Made Suprateka kepada detikcom, Rabu (7/3/2018).


Made keberatan jika seluruh PKL yang berjualan di dekat kantornya harus ditampung PLN. Menurut Made, masih ada gedung-gedung selain kantornya.

"Makanya kebijakannya kan udah jelas, artinya hanya menyarankan seperti itu, tapi kan tidak harus seluruhnya ditampung, kantor saya nanti jadi pasar, orang yang kerja kagak ada. Rasional pasti ada, di sekitarnya kan pasti ada gedung-gedung yang lain," jelasnya.

Dia pun meminta Pemprov DKI berdiskusi soal wacana tersebut. Kalau soal PKL, di kantin basement, PLN sudah mewadahinya.

"Nah makanya, nanti kan dibahas lagi seperti implementasi sebenarnya. Jadi kalau begitu ngomong PKL, di tempat kita sudah ada PKL-nya tuh. Coba turun di basement di kantin itu ada PKL-nya," jelasnya.

Made mengatakan staf di kantornya pun tak punya ruang karena tak ada tempat. Saat ini renovasi juga tengah dilakukan di masjid, lagi-lagi karena tak muat.

"Kalau nggak ada tempatnya itu yang saya bilang, sekarang aja nggak ada tempatnya. Lagi mau renovasi, masjidnya karena nggak nampung. Pegawai kita aja nggak ada tempatnya, ruangannya sedikit, lihat aja di tempat saya di lantai 3 banyak tempat saya nggak punya tempat duduk karena kurang ruangan," urai Made.


Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno menyatakan pemilik gedung punya kewajiban menyediakan tempat untuk PKL. Menurut Sandi, hal tersebut sudah ada dalam aturan izin mendirikan bangunan (IMB). Sandi mencontohkan salah satu gedung yang dimaksud adalah PLN.

"Banyak. Itu ada PLN. Di situ kan di depannya sudah menjadi perkantoran. Jadi kita akan bicarakan satu-satu dengan Bu Lurah," kata Sandiaga di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (6/3).

Sandi sudah memerintahkan Asisten Pemerintahan Setda DKI Artal Reswan berkoordinasi dengan para pejabat daerah. Nantinya, Wali Kota Jakarta Selatan Tri Kurniadi akan memanggil lurah dan camat setempat. (ams/fjp)