DetikNews
Rabu 07 Maret 2018, 14:32 WIB

Ikut Patungan Beli Pesawat Pertama RI, Kakek Sandang Ingin Naik Haji

Agus Setyadi - detikNews
Ikut Patungan Beli Pesawat Pertama RI, Kakek Sandang Ingin Naik Haji
FOKUS BERITA: Kisah Pesawat Pertama RI
Aceh - Sekilas, tidak ada masalah dengan kesehatan Nyak Sandang (91). Wajahnya masih berseri-seri. Dia juga masih sanggup berjalan meski tertatih-tatih. Namun, kedua matanya kini sudah tak dapat melihat akibat katarak.

Pernah dioperasi, tapi gagal. Pria hampir satu abad ini masih menggantung harapan agar penglihatannya dapat disembuhkan.

"Harapannya agar bisa dioperasi mata, paling tidak nanti kalau sembuh bisa wudhu (sendiri). Mata kiri sudah pernah operasi, tapi gagal," cerita kakek Sandang saat ditemui di rumahnya di Desa Lhuet, Kecamatan Jaya, Aceh Jaya, Aceh, Selasa (7/3/2018).

Sandang sudah beberapa tahun mengalami masalah dengan penglihatan. Pada 2011 silam, keluarga membawanya ke rumah sakit untuk menjalani operasi katarak pada mata kiri. Namun upaya itu gagal. Sementara mata kanan, belum pernah dioperasi. Selain itu, pendegarannya juga mulai berkurang.

Harapan ayah tujuh anak ini memang tidak muluk-muluk. Keinginan pulih matanya itu agar mudah saat menjalankan ibadah terutama waktu wudhu. Selama ini, Sandang tinggal bersama istri, anak-anak, cucu serta cicit. Dia sudah 70 tahun berumah tangga.

Meski menjadi salah satu donatur untuk membeli pesawat pertama Indonesia yang diberi nama Dakota RI-001 Seulawah, tapi Sandang hingga kini belum pernah naik pesawat. Dia juga sudah tidak ingin naik pesawat kecuali untuk berhaji.

"Saya belum pernah naik pesawat. Sekarang sudah tidak ingin naik pesawat karena mata saya sudah tidak bisa melihat lagi," jelas Sandang.

"Tapi kalau naik pesawat untuk pergi haji saya mau," ungkap Sandang sambil tertawa.

Kini di usianya mencapai satu abad, Sandang menghabiskan hari-harinya di rumah bersama istri, anak, cucu dan cicit. Tempat tinggalnya tidak jauh dari masjid. Sandang masih sanggup berjalan, hanya saja matanya sudah tidak dapat melihat dan pendengarannya mulai berkurang. Tapi ingatan Sandang masih sangat kuat.

[Gambas:Video 20detik]


(asp/asp)
FOKUS BERITA: Kisah Pesawat Pertama RI
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed